Pilkada Serentak Diadakan pada 2024 untuk Kepentingan Bangsa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak diadakan pada tahun 2024 dinilai untuk kepentingan bangsa. Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh menegaskan bahwa partainya mendukung penyelenggaraan Pilkada 2024 karena memprioritaskan kepentingan bangsa yaitu pemulihan Covid-19 dan memulihkan perekonomian.

“Cita-cita dan tugas NasDem adalah sama dengan Presiden, yakni untuk kemajuan dan masa deoan bangsa yang lebih baik,” kata Surya.

Maka, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh pernah meminta kadernya di DPR untuk tidak melanjutkan revisi UU Pemilu.

“Surya Paloh mengarahkan agar Fraksi Partai NasDem DPR RI mengambil sikap untuk tidak melanjutkan revisi UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,” demikian dari rilis Partai Nasdem.

Dukungan terhadap penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2024 juga dikemukakan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi PKB Luqman Hakim. Menurutnya, pemerintah harus fokus untuk mengatasi pandemi serta dampak yang ditimbulkan.

“Sampai sekitar dua tahun ke depan, menurut saya kita masih harus fokus pada penanganan pandemi Covid dan masalah ekonomi yang ditimbulkannya. Dengan skema Pilkada serentak nasional tahun 2024. Situasi politik nasional akan lebih kondusif dan anggaran negara dapat difokuskan untuk memulihkan ekonomi, mengatasi pengangguran dan kemiskinan yang melonjak akibat pandemi Covid,” kata Luqman.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa penetapan pilkada serentak juga dapat mengefisienkan anggaran negara. Maka, ia mendukung skema Pilkada serentak yang diatur dalam UU No.10 tahun 2016.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini