Spesies Anjing Paling Tua di Dunia, Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Anjing dikenal memiliki banyak sekali spesies yang berasal dari berbagai wilayah di dunia. Namun dari ratusan spesies anjing, ternyata beberapa di antaranya telah ada sejak ratusan hingga ribuan tahun lamanya. Hal ini dapat diketahui oleh para peneliti dengan adanya bukti peninggalan seperti patung atau relief yang dibuat oleh orang-orang jaman dulu yang hidup berdampingan bersama anjing-anjing tersebut. Berikut 5 spesies anjing paling tua di dunia. (Mutiara Putri Kinasih)

  1. Chow chow. Chow chow berasal dari wilayah Tiongkok bagian utara yang dikenal memiliki suhu sangat dingin. Spesies anjing ini diyakini telah ada sejak tahun 200 sebelum masehi yang ditandai dengan penemuan relief kuno yang menggambarkan seekor anjing pemburu yang mirip chow chow.
  2. Chinese shar pei. Chinese shar pei asal Tiongkok yang masuk dalam daftar anjing tertua di dunia yaitu chinese shar pei. Salah satu bukti yang menunjukan bahwa chinese shar pei merupakan spesies anjing yang telah ada sejak ribuan tahun lamanya adalah dengan ditemukannya patung-patung tanah liat yang berbentuk hewan ini yang dibuat sekitar tahun 206 sebelum masehi.
  3. Saluki. Saluki telah diakui oleh Guinness Book of World Record sebagai spesies anjing tertua di dunia karena anjing ini telah ada sejak zaman Mesir kuno. Para peneliti mengungkapkan bahwa saluki memiliki DNA yang hampir mirip dengan hewan serigala.
  4. Akita Inu. Akita Inu berasal dari wilayah pegunungan yang ada di Jepang. Yang menjadi keunikan dari anjing ini adalah bentuk kepalanya yang mirip dengan beruang. Beberapa peninggalan kuno yang menunjukan keberadaan dari anjing ini pada zaman Jomon sekitar tahun 300 sebelum masehi terdapat di daerah Ehime.
  5. Afghan hound. Afghan hound diyakini telah hidup sejak 8000 tahun silam. Akan tetapi, asal usul dari spesies anjing ini masih diperdebatkan dikarenakan sebagian orang percaya bahwa mereka berasal dari daerah padang pasir di Mesir.

Berikut tampilan spesies anjing paling tua di dunia :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Revitalisasi Irigasi Daerah Percepat Terwujudnya Swasembada Pangan Nasional

Oleh: Kevin Purba )*Pemerintah terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melaluipercepatan pembangunan dan revitalisasi jaringan irigasi di berbagaidaerah. Langkah tersebut menjadi bagian penting dari strategi besarmewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan sekaligusmemastikan sektor pertanian mampu tumbuh lebih produktif dan kompetitif. Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan tantanganperubahan iklim, keberadaan sistem irigasi yang andal menjadi faktorutama dalam menjaga kesinambungan produksi pertanian nasional.Selain pembangunan infrastruktur dasar lainnya, penanganan irigasidaerah menjadi salah satu fokus utama pemerintah karena memilikidampak langsung terhadap produktivitas lahan pertanian dan kesejahteraan petani. Melalui perbaikan jaringan pengairan, pemerintahberupaya memastikan setiap lahan pertanian memperoleh akses air yang memadai sepanjang musim tanam.Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwapercepatan pelaksanaan program prioritas Presiden terus dikawal secaraketat. Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelesaianproyek secara cepat, tetapi juga memastikan mutu pekerjaan, ketepatansasaran, serta akuntabilitas pelaksanaannya. Salah satu capaian penting yang menunjukkan keseriusan pemerintahterlihat pada program penanganan irigasi daerah. Program tersebutditargetkan menjangkau jaringan irigasi yang melayani area pertanianseluas 19.760 hektare. Hingga akhir Mei 2026, progres fisikpelaksanaannya telah mencapai 82,73 persen, menunjukkan bahwarevitalisasi infrastruktur pengairan berjalan sesuai arah yang telahditetapkan.Kemajuan tersebut menjadi indikator positif bahwa pemerintahmenempatkan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan nasional. Keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik akan meningkatkanketersediaan air bagi petani sehingga aktivitas budidaya dapatberlangsung secara lebih optimal. Keberhasilan percepatan program pembangunan infrastruktur tercerminpula dari realisasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum yang menunjukkan tren positif. Hingga akhir Mei 2026, realisasi anggaran telahmencapai Rp33,49 triliun atau 31,39 persen dari total pagu yang tersedia. Sementara itu, progres fisik mencapai 35,71 persen, lebih tinggidibandingkan capaian pada periode yang sama dalam dua tahunsebelumnya.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga datang dari DPR RI. KetuaKomisi V DPR RI, Lasarus, memberikan apresiasi terhadap kinerjaKementerian Pekerjaan Umum dalam menjalankan berbagai program strategis. Menurutnya, percepatan pelaksanaan pembangunan perlu terusdilakukan agar target pembangunan nasional dapat tercapai secaraoptimal dan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.Lasarus menilai pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah dan DPR dalam memastikan program prioritas Presiden berjalan efektif. Kolaborasi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan diyakini akanmempercepat pencapaian berbagai target pembangunan, termasuk dalambidang ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu fokus utamapemerintah.Upaya memperkuat irigasi juga dilakukan oleh pemerintah daerah. Di Provinsi Bengkulu, percepatan penyelesaian persoalan irigasi menjadiperhatian utama dalam mendukung Program Cetak Sawah Rakyat...
- Advertisement -

Baca berita yang ini