MATA INDONESIA, JAKARTA – Penurunan muka tanah di Jakarta semakin mengkhawatirkan, sejumlah wilayah di Jakarta bahkan mengalami penurunan muka tanah sampai 25 cm/tahun. Penurunan ini disebabkan oleh penggunaan air tanah yang tidak terkendali.
Bahkan sejumlah pakar meprediksi jika hal ini terus terjadi, pada tahun 2050 dua pertiga bagian Jakarta akan tenggelam. Mushola Waladuna di Muara Baru, Jakarta Utara merupakan saksi bisu penurunan muka tanah di Jakarta, menurut warga sekitar mushola yang berdiri dari tahun 1996 ini terendam sejak tahun 2000 lalu. Kini kondisi mushola tersebut tidak terawat dan dibiarkan begitu saja.
1 dari 14

Menurut keterangan warga sekitar, mushola Waladuna mulai terendam rob sejak tahun 2000. (Foto : Minews.id/Ilham Dewansyah)

Berdasarkan keterangan peneliti ITB, Jakarta mulai tenggelam sejak pembangunan besar - besaran tahun 1975 (Foto : Minews.id/Ilham Dewansyah)

Kondisi mushola terlihat tidak terawat dan dibiarkan begitu saja. (Foto : Minews.id/Ilham Dewansyah)

Terlihat tulisan - tulisan kaligrafi arab masih menghiasi dinding bangunan tersebut. (Foto : Minews.id/Ilham Dewansyah)

Mushola ini dibangun oleh PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Sunda Kelapa. (Foto : Minews.id/Ilham Dewansyah)

Dibelakang mushola terdapat tanggul setinggi 3 meter untuk melindungi kawasan Muara Baru dari air laut. (Foto : Minews.id/Ilham Dewansyah)

Dari dalam mushola terlihat banyak kapal lalu lalang dari Pelabuhan Tanjung Priok (Foto : Minews.id/Ilham Dewansyah)