Bising dan Menggangu Aktifitas, Inilah Daftar Kota Terbising di Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Untuk menunjang produktivitas yang lebih baik, kamu pasti akan lebih memilih untuk bekerja dan beraktivitas di tempat yang tenang dan nyaman. Namun, apa jadinya jika lingkungan di sekitarmu tidak mendukung bahkan memiliki kebisingan yang parah?

Bayangkan kamu harus terus menerus berhadapan dengan kebisingan yang tinggi setiap harinya? Situasi menyedihkan ini rupanya masih dan harus dialami oleh para pekerja dan penduduk di kota-kota berikut ini. Kota-kota ini tercatat memiliki tingkat kebisingan yang tinggi bahkan ada yang mencapai 100 desibel! Berikut daftar kota paling beriski di dunia.

  1. Mumbai, India. Ramainya aktivitas lalu lintas dan tingginya populasi di Kota Mumbai menyebabkan kota ini dijuluki sebagai kota paling berisik di dunia. Tingkat kebisingannya bahkan mencapai 100 desibel yang sangat mengganggu pendengaran. Bunyi 100 desibel diketahui dapat menyebabkan kerusakan serius pada pendengaran manusia jika terpapar frekuensi tersebut selama lebih dari 8 jam.
  2. Karachi, Pakistan. Kota Karachi merupakan salah satu kota padat di Pakistan. Ada sekitar 15 juta orang yang tinggal di Kota Karachi. Jumlah kendaraan yang ada di jalan diperkirakan ada sekitar 5 juta kendaraan. Hal inilah yang menyebabkan polusi suara di kota ini sangat tinggi hingga mencapai 90 desibel.
  3. New York City, New York. Memiliki populasi penduduk hingga mencapai 8 juta orang, New York City dipastikan masuk ke dalam salah satu kota terbising di dunia. Kota yang dijuluki sebagai kota yang tak pernah tidur ini bahkan dapat mencapai tingkat kebisingan 70 desibel. Cukup mengganggu telinga dan aktivitas manusia.
  4. San Francisco, California. Kota San Fransisco merupakan salah satu kota terindah yang ada di Amerika Serikat. Meskipun indah, kota ini juga sering dinilai sebagai salah satu kota yang sangat bising.
  5. Shanghai, Cina. Kota Shanghai merupakan salah satu kota di Cina yang tidak kalah sibuk. Dengan jumlah penduduk hingga mencapai 24 juta orang, tidak heran kalau kota ini termasuk ke dalam kota paling ribut di dunia. Dalam kehidupan sehari-hari, kebisingan suara dapat mencapai 71 desibel hingga 85 desibel.
  6. Guangzhou, Cina. Kota Guangzhou memiliki penduduk yang lebih sedikit dari Shanghai, yakni ada sekitar 13 juta penduduk. Meskipun begitu, Guangzhou juga bernasib serupa dengan Shanghai. Guangzhou merupakan salah satu kota di Cina yang sangat berisik.
  7. Los Angeles, California. Balik lagi ke Amerika Serikat, Kota Los Angeles juga termasuk ke dalam daftar kota paling bising di dunia. Kota Los Angeles menjadi kota ke-3 yang ada di Amerika Serikat yang memiliki polusi suara yang tinggi.
  8. New Delhi, India. Kota New Delhi diketahui menampung sekitar 20 juta penduduk. Tingginya populasi tentu akan menyebabkan polusi suara. Tingkat kebisingan di New Delhi bisa dibilang cukup memprihatinkan karena sehari-harinya dapat mencapai 85 desibel.
  9. Madrid, Spain. Madrid bukanlah kota yang besar namun kota ini masuk ke dalam daftar kota terbising yang ada di dunia. Hal ini karena kehidupan malam Kota Madrid yang sangat berisik. Tiap malamnya selalu akan ada suara keras yang luar biasa dari kegiatan malam dan pesta yang ada di kota tersebut.
  10. Tokyo, Japan.  Terakhir ada Kota Tokyo, Jepang. Kota Tokyo tercatat memiliki jumlah populasi sekitar 35 juta penduduk. Jumlah ini tentunya membuat Kota Tokyo sangatlah padat. Tidak heran kalau kota ini juga memiliki tingkat kebisingan yang tinggi. Bahkan tingkat kebisingan di kota tersebut pernah mencapai 90 desibel.

Berikut tampilan kota paling beriski di dunia :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Demo Mahasiswa dan Pentingnya Membaca Kondisi Bangsa Dengan Nalar dan Optimisme

Oleh: Ethan Shabir Uttara *)Gelombang demonstrasi mahasiswa yang mengangkat isu ekonomi kembali hadir dalamruang publik Indonesia. Fenomena ini sesungguhnya bukan sesuatu yang baru. Sejak awalkemerdekaan hingga era demokrasi modern saat ini, mahasiswa selalu menjadi bagianpenting dalam proses kontrol sosial terhadap kebijakan negara. Kritik, protes, dan penyampaian aspirasi merupakan hak konstitusional yang dijamin dalam sistem demokrasi.Namun demikian, dalam isu ekonomi, terdapat satu tantangan yang sering muncul: kecenderungan melihat persoalan dari satu sisi tanpa mempertimbangkan gambaran yang lebih utuh. Padahal ekonomi merupakan bidang yang kompleks, dipengaruhi oleh banyakvariabel domestik maupun global, sehingga membutuhkan pembacaan yang lebihkomprehensif daripada sekadar melihat gejala-gejala yang tampak di permukaan.Belakangan ini sejumlah aksi demonstrasi mengangkat berbagai isu mulai dari kemiskinan, korupsi, program bantuan sosial, hingga berbagai program prioritas pemerintah. Aspirasitersebut tentu patut dihargai. Namun pertanyaan yang juga perlu diajukan adalah apakahnarasi yang berkembang telah mencerminkan keseluruhan realitas yang sedang berlangsung?Dalam sebuah diskusi publik yang membahas hubungan antara gerakan mahasiswa dan kebijakan negara, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, mengingatkan bahwa demonstrasi mahasiswa adalah bagian yang wajar dalam demokrasiIndonesia. Namun ia juga menekankan pentingnya melihat seluruh aspek secara objektif agar penilaian terhadap kondisi bangsa tidak hanya didasarkan pada satu sudut pandang. Pemerintah, menurutnya, tidak menolak kritik, melainkan berupaya menghadirkan gambaranyang lebih lengkap kepada masyarakat. Dalam konteks ekonomi, pendekatan semacam ini sangat relevan. Sebagai contoh, isukemiskinan sering menjadi bahan kritik. Namun pada saat yang sama, pemerintah juga sedang menjalankan berbagai program yang secara langsung menyasar kelompok masyarakatrentan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, tidak hanya bertujuanmeningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga membangun ekosistem ekonomibaru di tingkat lokal melalui keterlibatan petani, peternak, pemasok pangan, dan pelaku usahakecil di daerah. Demikian pula dengan Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga paling miskin. Program tersebut berangkat dari keyakinan bahwa pendidikan merupakan instrumenpaling efektif untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga memperluas akses pendidikan tinggi melalui anggaran KIP Kuliah yang menjangkau lebih dari satu juta mahasiswa. Tentu tidak ada kebijakan yang sempurna. Namun yang perlu dicermati adalah apakahpemerintah menunjukkan kemauan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Dalam kasusMBG misalnya, pemerintah melakukan moratorium penambahan dapur baru untuk fokuspada peningkatan kualitas pelaksanaan program dan efisiensi anggaran....
- Advertisement -

Baca berita yang ini