Tsirkon Pantes Jadi Rudal Paling Gokil

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Presiden Rusia Vladimir Putin membenarkan pemerintahnya sedang mengembangkan peluru kendali (Rudal) hipersonik yang diberinama “Tsirkon.” Itu rudal paling gokil sekarang.

Dari kecepatan terbangnya, rudal ini bahkan mengalahkan kecepatan pesawat tempur paling cepat di dunia buatan AS yaitu X-15.

Jika X-15 sanggup melesat hingga Mach 6,72 atau 7.274 km/jam, Tsirkon bakal mudah mengejarnya dengan daya lesat mach 9 -nya atau setara 11 ribu km/jam.

Kalau mau membayangkan bagaimana cepatnya rudal itu, bandingkan saja dengan kecepatan pesawat komersial yang hanya sekitar mach 1 atau sekitar 1.200 km/jam.

Bukan hanya kecepatannya yang gokil, jangakuannya juga nggak main-main. Sekali terbang sanggup mencapai 1.000 kilometer dan sanggup menghajar target di laut maupun darat.

Di dalam laut pun Tsirkon juga sanggup menjangkau target sejauh 1000 kilometer.

Pensiunan militer Rusia, Vsevolod Khmyrov, menilai rudal itu sanggup menembus semua jenis sistem pertahanan udara ataupun perisai rudal termasuk perisai udara milik AS.

“Tidak ada yang mampu memproteksinya,” kata Vsevolod Khmyrov.

Jika pembawa rudal tersebut berada 500 kilometer dari garis pantai misalnya, maka Tsirkon mampu menghajar target di pantai dalam waktu lima menit saja.

Di perjalanan Tsirkon mungkin saja terdeteksi radar, namun tidak ada yang sanggup menghalaunya karena tidak ada yang punya waktu cukup bahkan sekadar menghalanginya.

Jika terdapat dua atau tiga kapal permukaan, bahkan kapal selam dengan 40 rudal di masing-masing kapal berada di Atlantik Barat maupun Pasifik Timur tetap sanggup dihantam Tsirkon yang diluncurkan dari daratan Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia juga akan mendapatkan varian rudal Tsirkon yang lebih kecil namun memiliki kemampuan sama dengan tipe normal.

Tetapi varian kecil itu akan sangat mudah untuk mempersenjatai kapal perang korvet Proyek 22800 kelas Karakurt dan korvet Proyek 21631 kelas Buyan-M.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini