Inspiratif! Ini Fakta Seorang Mendiang Nelson Mandela, Sang Pahlawan Kulit Hitam

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Tanggal 5 Desember 2013 menjadi duka mendalam masyarakat Afrika Selatan. Hari itu sang mantan presiden Nelson Mandela meninggal dunia karena penyakit infeksi paru-paru yang dideritanya.

Diketahui, perjalanannya dalam dunia politik dan kesetaraan ras membuat Mandela menjadi panutan banyak orang. Kisah kelamnya 27 tahun mendekam di penjara tak membuatnya menyerah untuk terus berjuang karena meyakini yang dilakukannya benar.

Atas jasa-jasanya ia dijadikan sebagai salah satu orang paling berpengaruh di dunia. Nah, berikut fakta-fakta Nelson Mandela yang sangat menginspirasi!

  1. Lahir di Desa kecil

Nelson Mandela lahir dan hidup di sebuah desa kecil di Afrika Selatan. Ia memang sudah dikenal cekatan sejak kecil. Rasa ingin tahunya yang besar tak jarang membuatnya sering berbuat onar. Ayahnya meninggal saat ia berusia 9 tahun yang membuatnya langsung ditunjuk menjadi tulang punggung keluarga.

Nelson menjadi orang pertama dikeluarganya yang datang ke sekolah untuk mengenyam pendidikan agar masa depannya cerah. Prosesnya tak mudah, ia harus rela meninggalkan rumah dan diadopsi oleh seorang kepala suku bernama Jongintaba Dalindyebo.

  1. Menentang politik apratheid sampai mengorbankan nyawanya

Nelson Mandela dikenal sebagai orang yang menentang politik kulit hitam. Perjuangannya menentang itu dikisahkan dalam buku yang ditulisnya berjudul Walk to Freedom. Tujuannya untuk mengambil simpati warga Afrika Selatan agar terbebas dari belenggu orang kulit putih.

Nelson beberapa kali melakukan sabotase kegiatan pemerintahan karena beranggapan Afrika Selatan terlalu dikuasai orang kulit putih. Warga lokal yang berkulit hitam tidak mendapatkan tempat sama sekali di tanah kelahirannya. Alasan inilah yang membuat Nelson dan banyak teman-temannya berjuang mati-matian. Hal yang dilakukan Nelson membuat pemerintah marah kemudian mempenjarakannya.

  1. Tetap berjuang dari dalam penjara

Sebelum resmi ditahan ia sempat berpidato di depan publik dan mengatakan jika ia rela mati asal perjuangannya tidak sia-sia. Mirisnya, pidatonya justru membuatnya dijatuhi hukuman 27 tahun penjara.

Mendekam di penjara tak membuatnya berhenti berjuang, ia terus berkoordinasi dengan anggotanya bahkan dibantu orang-orang di dalam penjara.

  1. Presiden kulit hitam pertama

Mandela keluar dari penjara pada tahun 1990 kemudian memulai lagi apa yang telah diperjuangkan selama ini. Nelson sempat memberikan tekanan kepada pemerintah karena menurutnya politik apartheid tidak bisa dimaafkan.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya ia menjadi presiden pertama kulit hitam di Afrika Selatan karena menang penuh dalam pemilihan. Seluruh rakyat Afrika mendukungnya dan membuat puncak pemerintahan agar Afrika Selatan terbebasr dari penindasan rasial.

Nelson Mandela benar-benar memberikan pengaruh besar di negaranya. Saat menjadi presiden seluruh kasus pelanggaran HAM diusut dengan tuntas. Masyarakat hidup dengan layak, 3 juta warganya mendapat jaringan telepon, mendapat air bersih, anak-anak bisa sekolah dan rumah-rumah penduduk dibangun secara layak.

  1. Perjuangannya dilakukan sampai mati

Nelson Mandela mendapatkan penghargaan Nobel Perdamaian pada tahun 1993 dan penghargaan lainnya yang mencapai ratusan jumlahnya. Ia bahkan pernah juga dianugerahi gelar honorary degrees dari 50 universitas di dunia.

Setelah menjadi presiden di Afrika Selatan, Mandela tetap berjuang. Ia melakukan kampanye untuk penanggulangan HIV/AIDS dengan mendirikan organisasi bernama 46664 yang merupakan nomor bajunya saat di penjara.

Karena perjuangannya yang hebat dan tanpa henti, PBB membuat deklarasi Nelson Mandela International Day yang diperingati setiap 18 Juli. Nelson Mandela akhirnya meninggal dunia diusia 95 tahun 2013 lalu. (Hutri Dirga)

Berita Terbaru

Stabilitas Keamanan sebagai Jalan Menuju Kesejahteraan

Oleh: Yonas Wenda*Stabilitas keamanan di Papua bukan sekadar kebutuhan jangka pendek, melainkanfondasi strategis bagi terwujudnya masa depan yang damai, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, pendekatanyang dilakukan aparat keamanan menunjukkan arah yang semakin konstruktif, dengan menempatkan sisi kemanusiaan sebagai inti dari setiap langkah. Pendekatanini tidak hanya memperkuat rasa aman, tetapi juga membangun optimisme kolektifbahwa Papua sedang bergerak menuju fase baru yang lebih stabil dan penuhharapan.Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat kini semakin dirasakan sebagaibagian dari solusi, bukan sekadar instrumen penegakan hukum. Melalui patroli rutin, pengamanan aktivitas masyarakat, serta interaksi yang lebih humanis, negara menunjukkan komitmennya dalam melindungi seluruh warga tanpa terkecuali. Situasi yang aman dan kondusif memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitassosial, ekonomi, dan keagamaan dengan lebih tenang, yang pada akhirnyaberdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup.Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwapendekatan humanis menjadi strategi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Ia menyampaikan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga untuk memberikan rasa nyaman dan membangun kepercayaanmasyarakat. Pernyataan tersebut mencerminkan transformasi pendekatan keamananyang semakin adaptif terhadap kebutuhan sosial masyarakat Papua, di mana kepercayaan menjadi modal utama dalam menciptakan ketertiban yang berkelanjutan.Hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, AdarmaSinaga, yang menekankan pentingnya konsistensi kehadiran aparat di lapangan. Ia menyatakan bahwa setiap aktivitas masyarakat, termasuk ibadah, harus dapatberlangsung dengan aman sebagai bagian dari hak dasar warga negara. Konsistensiini menjadi bukti nyata bahwa negara tidak pernah abai terhadap kondisi masyarakatPapua, melainkan terus hadir untuk memastikan rasa aman terjaga di setiap linikehidupan.Lebih dari itu, stabilitas keamanan yang terjaga juga memberikan dampak positifterhadap percepatan pembangunan di Papua. Dengan situasi yang kondusif, berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih optimal, mulai dari pembangunaninfrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, hingga penguatan sektor ekonomiberbasis masyarakat. Dalam konteks ini, keamanan dan pembangunan memilikihubungan yang saling menguatkan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini