Sederet Hadiah Menanti Greysia/Apriyani, dari Sebidang Tanah Sampai Gerai Bakso

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sederet hadiah menanti kepulangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasil meraih medali emas semata wayang untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo, Senin 2 Agustus 2021.

Bukan hanya instasi seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga serta sejumlah instansi pemerintah lainnya, namun berbagai kalangan yang merasa tergerak hatinya akan memberi hadiah yang tidak kecil untuk menghargai perjuangan ganda putri Indonesia pertama yang meraih emas olimpiade tersebut.

Bentuk hadiahnya pun bermacam-macam mulai dari uang tunai Rp 5 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga sampai gerai bakso milik Arief Muhammad. Berikut deretan hadiah yang bakal diterima Geysia/Apriyani.

1. Uang Rp 5 Miliar dari Kemenpora.

2. Sebidang tanah untuk Greysia Polii yang dijanjikan wakil wali kota Tomohon, Sulawesi Utara, Wenny Lumentut.

3. Dua cabang Bakso Aci Akang masing untuk Geysia dan Apriyani dari YouTuber top, Arief Muhammad.

4. Uang Rp 500 juta dari Bos Juragan 99 yang juga dikenal dengan Crazy Rich Malang, Gilang Widya Pramana.

5. Hadiah dari Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate yang mengungkapkan besarannya sekarang.

Itu lima hadiah yang kemungkinan besar akan diterima Greysia/Apriyani setibanya mereka di Tanah Air. Boleh jadi pemberi apresiasi kepada keduanya bertambah.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transparansi MBG: Bukti Pemerintahan Prabowo Kelola Program Rakyat dengan Hatidan Integritas

Oleh: Alexander Royce*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subiantosejak awal dirancang bukan sekadar sebagai kebijakan sosial, melainkan sebagai investasi jangkapanjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menargetkan pemenuhan gizijutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di berbagai wilayah Tanah Air. Dalamperjalanannya, MBG tidak hanya menghadirkan manfaat kesehatan dan sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemerintah berupaya membangun tata kelola program publik yang transparan dan akuntabel. Sejak diluncurkan secara bertahap pada 2025, MBG berkembang pesat dengan dukunganjaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah. Pada awal2026 saja, lebih dari 19 ribu SPPG telah beroperasi untuk melayani puluhan juta penerimamanfaat di seluruh Indonesia. Program ini bahkan telah menjangkau sekitar 55 juta hingga lebihdari 58 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program intervensi gizi terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Besarnya skala program tentu menuntut tata kelola yang baik agar kepercayaan publik tetapterjaga. Di sinilah pemerintah menunjukkan komitmennya terhadap transparansi. Alih-alihmenutup informasi, pengelola MBG justru mendorong keterbukaan dalam berbagai aspek, mulaidari pengadaan bahan makanan, komposisi menu, hingga penggunaan anggaran. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan bahwa transparansimenjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan program MBG. Ia mendorong seluruh dapurSPPG untuk mempublikasikan menu harian melalui media sosial atau saluran komunikasi publiklainnya. Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat langsung jenis makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat, sekaligus memastikan bahwa standar gizi yang ditetapkan pemerintah benar-benar diterapkan di lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasiini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memastikan program berjalan secara akuntabel. Pendekatan transparansi tersebut juga memperlihatkan bahwa pemerintah tidak alergi terhadappengawasan publik. Dengan membuka informasi menu dan aktivitas dapur MBG secara rutin, masyarakat dapat ikut mengawasi kualitas program....
- Advertisement -

Baca berita yang ini