Rencana Penyesuaian Harga Pertalite dan Solar Dievaluasi Dalam 2 Hari Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemerintah mengevaluasi rencana kenaikan harga pertalite dan solar dalam 1 atau 2 hari lagi.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri rapat terbatas di Istana Negara, Rabu 24 Agustus 2022.

“Minggu ini kami akan melaporkan kepada Bapak Presiden,” ujar Airlangga

Maka, Airlangga menyatakan belum bisa memastikan kapan pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi tersebut.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkapkan pemerintah mengkalkulasi dan berhati-hati sebelum membuat keputusan yang disebut menyangkut hajat hidup orang banyak.

Hal yang dikalkulasi dengan baik adalah dampak yang bisa ditimbulkan dari kenaikan tersebut.

Presiden mengingatkan kebijakan tersebut tidak menurunkan daya beli masyarakat yang pada gilirannya menurunkan pertumbuhan ekonomi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Stok BBM Dipertahankan Rata-Rata 20 Hari untuk Menjamin Kebutuhan Jelang Nataru

Oleh: Anggina Nur Aisyah* Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, pemerintah menegaskankomitmennya dalam menjamin ketersediaan energi nasional melalui kebijakan strategismenjaga stok bahan bakar minyak pada rata-rata 20 hari. Kebijakan ini menjadi buktinyata kesiapan negara dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakatselama periode libur panjang, sekaligus memperkuat rasa aman publik terhadapkelangsungan aktivitas sosial, ekonomi, dan keagamaan. Penjagaan stok BBM tersebutmencerminkan perencanaan yang matang, berbasis data, serta koordinasi lintas sektoryang solid antara pemerintah, regulator, dan badan usaha energi nasional. Perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kesiapan menghadapi arus Natal dan Tahun Baru memperlihatkan bahwa sektor energi ditempatkan sebagai prioritas utamadalam pelayanan publik. Presiden memastikan bahwa distribusi bahan bakar berjalanoptimal seiring dengan kesiapan infrastruktur publik, transportasi, dan layananpendukung lainnya. Pendekatan ini menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan energimasyarakat tidak hanya dipandang sebagai aspek teknis, melainkan sebagai bagian daritanggung jawab negara dalam menjaga stabilitas nasional dan kenyamanan publikselama momentum penting keagamaan dan libur akhir tahun. Langkah pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan mengaktifkan kembali Posko Nasional Sektor...
- Advertisement -

Baca berita yang ini