Jangan Pungli dan Mempersulit Masyarakat, Itu Pesan Jokowi kepada KORPR

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-HUT 50 tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang jatuh hari ini, Senin 29 November 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan mendalam.

Dirinya meminta agar KORPRI menciptakan birokrasi transparan dan akuntabel. Sehingga tidak mempersulit dan mengambil pungutan liar yang membebankan masyarakat.

“Bangun pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi kolusi dan nepotisme,” kata Jokowi dalam acara HUT 50th KORPRI 2021 di akun Youtube AKUIeKOPRI, Senin 29 November 2021.

Jokowi juga meminta agar seluruh anggota KORPRI bisa mempererat dan kesatuan bangsa. Lalu menjaga NKRI, Pancasila, Konstitusi dan Bineka Tunggal Ika.

“Jalin kerja sama yang kokoh dengan seluruh komponen bangsa untuk bersama sama mewujudkan Indonesia maju yang ktia cita citakan,” katanya.

Dirinya mengapresiasi darmabakti pengabdian dan kerja keras Korpri dalam melayani masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan.

Jokowi mengatakan anggota Korpri yang tersebar di seluruh penjuru tanah air telah jadi simpul persatuan, simpul kesatuan bangsa serta mewujudkan kehadiran negara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di seluruh pelosok negeri.

“Pengabdian yang diberikan setiap anggota Korpri kepada bangsa dan negara tidak boleh berhenti. Berbagai tantangan baru bisa muncul tanpa terduga. Baik itu karena perkembangan teknologi maupun karena musibah dan pandemi,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini