Home Headline Hadiri Acara Bersama Penggiat Infrastruktur, Presiden Jokowi Apresiasi Kinerja Kementerian PUPR

Hadiri Acara Bersama Penggiat Infrastruktur, Presiden Jokowi Apresiasi Kinerja Kementerian PUPR

0
133
Sumber: pu.go.id
Sumber: pu.go.id

Mata Indonesia, Jakarta – Presiden Jokowi memberikan apresiasi terhadap kerja keras dan kecepatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atas pembangunan berbagai infrastruktur yang merupakan salah satu prioritas utama Presiden Joko Widodo selama sembilan tahun pemerintahannya hingga saat ini.

“Selamat memperingati Hari Bhakti PUPR ke-78, Dirgahayu PUPR. Kementerian PUPR itu biasanya paling mendahului di dalam realisasi anggaran. Januari itu pasti sudah mulai karena kontraknya sebelumnya. Itu yang saya lihat, dibanding dengan kementerian yang lain selalu mendahului, itu yang bagus, Januari sudah langsung mulai,” ujar Presiden pada acara Silaturahmi Presiden Republik Indonesia dengan Para Penggiat Infrastruktur, pada Senin (4/12). Acara tersebut diikuti oleh 250 orang dari berbagai kalangan mitra Kementerian PUPR.

Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan secara besar-besaran sejak tahun 2014 membuat daya saing Indonesia meningkat. Dalam IMD Global Competitiveness Index bidang infrastruktur. Peringkat Indonesia meningkat dari 54 pada tahun 2014 mejadi peringkat 51 pada saat ini.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan, dari 170 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditugaskan kepada Kementerian PUPR, sampai dengan tahun 2023 telah dapat diselesaikan 99 PSN, seperti telah diselesaikan 42 bendungan, 2.143 km tambahan jalan tol, dan 1,3 juta hektare jaringan irigasi baru.

“Sebanyak 40 PSN lainnya akan diselesaikan tahun 2024 dan sisanya setelah tahun 2024. Untuk Pembangunan prasarana dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) saat ini, progres fisik jalan tol, bendungan, perkantoran pemerintah, sumbu kebangsaan, Kantor dan Istana Presiden telah mencapai 60%, sehingga rencana peringatan Kemerdekaan RI ke-79 pada tahun 2024 Insha Allah akan dapat dilaksanakan di IKN,” papar Menteri Basuki.

Sedangkan untuk infrastruktur kerakyatan, Menteri Basuki mengatakan telah dapat dibangun 583 jembatan gantung dari 2016 hingga 2023 dan tambahan 70 jembatan gantung lagi di 2024.

“Khusus untuk pembangunan pasar, kami laporkan telah selesai (2018 – 2023) sebanyak 29 pasar. Selanjutnya sesuai dengan perintah Bapak Presiden untuk tahun 2023-2024 akan dilanjutkan dan dituntaskan pembangunan 30 pasar. Secara keseluruhan untuk kegiatan padat karya tunai di semua sektor PUPR, sejak 2016 hingga 2023 telah menyerap lapangan kerja bagi lebih dari 5,4 juta orang,” kata Menteri Basuki.

(Kementerian PUPR)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here