Gaes, Nanti Siang Hujan akan Turun di Tiga Wilayah Jakarta

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Gaes, selain di rumah saja, bagi warga Jakarta waspadai siang nanti ya.  Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan akan turun di Jakarta Selatan, Barat dan Pusat.

Sedangkan di Jakarta Utara kemungkinan berawan, begitu juga dengan Kepulauan Seribu pada siang hari. Udara cukup gerah karena kelembaban di dua wilayah ini.

BMKG pun mengingatkan potensi hujan kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hingga menjelang malam hari, serta Kepulauan Seribu pada dini hari.

Pada malam hari, seluruh wilayah Jakarta berawan, kecuali Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang diperkirakan hujan ringan.

Adapun suhu udara di Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berkisar antara 24-33 derajat celcius, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara 26-32 derajat celcius, serta Kepulauan Seribu 27-32 derajat celcius.

Kemudian, tingkat kelembaban udara di Jakarta Barat mencapai 70-90 persen, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Kepulauan Seribu diperkirakan mencapai 70-95 persen, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara mencapai 75-90 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini