FTSP Trisakti Gelar Konsolidasi Perkuat Jaringan Dalam Menghadapi Isu Strategis Nasional

Baca Juga

Mata Indonesia, Jakarta – Momentum bulan syawal sebagai bulan silahturahmi dijadikan agenda khusus Forum Alumni Muda FTSP Universitas Trisakti dalam melakukan roadshow silahturahmi ke beberapa alumni FTSP yang sudah berkiprah di dunia profesional, pejabat negara, politisi, akademisi, konsultan dan advisor jejaring nasional.

Dalam memperkuat jejaring alumni FTSP Universitas Trisakti sebagi bentuk peningkatan tali silahturahmi untuk menghadapi isu strategis nasional Ketua Umum Forum Alumni Muda FTSP Trisakti Ir. Haudhi Ramdazuya, ST.,IPM.,ASEAN Eng dan juga selaku Ketua Dewan Penasehat FIM PII membawa rombongan bersilahturahmi dengan salah satu alumni terbaik Universitas Trisakti FTSP – Teknik Sipil angkatan 95 Ir. Hj. Sari Yuliati, M.T (Pimpinan Komisi 3 DPR – RI sekaligus Bendahara Umum DPP Partai Golkar) Selasa, 22 April 2025.

Pada kesempatan tersebut Ir. Hj. Sari Yuliati, M.T sebagai alumni menyampaikan penguatan silahturami alumni multi sektoral sangat penting bagi kejayaan nama besar almamater Universitas Trisakti.

“saya yakin alumni FTSP Trisakti hebat – hebat semua kader kader terbaik bangsa wajib kita semua bersinergis mempererat silahturahmi menjauhi perpecahan untuk membangun Indonesia lebih baik menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Albert Alexander Gultom, S.I.kom,. M.M Sekretaris Jendral & Ir. Ryan Immanuel, S.T., M.T Bendahara Umum Forum Alumni Muda FTSP Universitas Trisakti sangat berterimakasih dan bangga kepada kak sari telah membuka ruang diskusi hangat yang sangat visoner serta juga akan mendukung dan mensupport ide dan gagasan teman teman bersama IKA FTSP, IKASTRI dan Adhipati menuju agenda Gala Reuni Akbar FTSP Universitas Trisakti 2026.

Auntisias yang sama juga terpancar dari teman teman mahasiswa FTSP Universitas Trisakti yang mewakili hadir suatu inspirasi kebanggan bagi mereka bisa bertemu langsung dengan alumni yang berkiprah menjadi pejabat negara. Mereka sangat merindukan alumni untuk hadir ke kampus untuk sinergis pada kegiatan kemahasiswaan dan pengembangan kampus.

Haudi terus berkomitmen bahwa semangat ini akan terus konsisten dengan beberapa agenda roadshow temu beberapa alumni lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG dan Komitmen Pemerintah dalam Transparansi Anggaran Jaminan Gizi Berkualitas

Oleh: Dhita Karuniawati )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus diperkuat dari sisitata kelola anggaran agar pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepatsasaran. Pemerintah menegaskan bahwa setiap komponen pembiayaan dalamprogram ini telah diatur secara ketat dan harus mengikuti standar yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakanoleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima utama program. Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalampelaksanaan MBG menegaskan bahwa anggaran untuk bahan makanan dalamprogram tersebut telah ditentukan secara jelas. Besaran anggaran tersebut beradapada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi makanan, bukan Rp15.000 sepertiyang sempat beredar di masyarakat. Kebijakan ini ditetapkan agar penyedia makanandapat memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang bagi para penerima manfaat tanpamengabaikan prinsip efisiensi anggaran negara. Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 yang muncul di beberapa sumber tidakmurni untuk bahan makanan, melainkan sudah termasuk biaya operasional, insentifmitra pelaksana, serta kebutuhan pendukung lain. BGN menegaskan bahwa semua penerima manfaat tetap akan memperoleh makananyang bergizi dan aman dikonsumsi. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengawasi kualitas bahan makanan, memastikan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan. Nanik mengatakan Program MBG tetap memperhatikan kelompok prioritas seperti ibuhamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan. Kualitas makanan menjadi prioritasutama agar tujuan gizi masyarakat tercapai secara optimal. Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam menu MBG. BGN memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program. Dengan penegasan ini, BGN berharap publik memahami bahwa anggaran untuk bahanmakanan MBG tetap sesuai aturan Rp8.000–Rp10.000, dan setiap penerima manfaattetap memperoleh makanan bergizi tanpa mengurangi kualitas. Selain pengaturan standar anggaran, pemerintah juga memperkuat aspek transparansimelalui pengembangan sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi. Upaya inidilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dalam program MBG dapat dipantau dan diaudit dengan lebih mudah. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Keuangan(Kemenkeu) meluncurkan E-Learning Penyusunan Laporan Keuangan pada SatuanPelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Aplikasi Pelaporan Keuangan SPPG. Hal itusesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negaradan peraturan menteri keuangan nomor 168/ PMK.05/ 2015 sttd. PMK 173/PMK.05/2016 dan PMK...
- Advertisement -

Baca berita yang ini