Akustikan, Cara BEM se-Jakarta Beri Dukungan ke Pimpinan KPK Baru

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jakarta bakal menggelar acara musik akustik hari ini, Minggu 29 September 2019 di Gedung KPK, Jakarta. Pagelaran itu sebagai bentuk dukungan untuk pimpinan baru KPK periode 2019-2023.

Cara BEM Jakarta ini pun patut diapresiasi lantaran menggelar aksi damai dan santun. Koordinator BEM Jakarta Abdul Hakim El menyebutkan aksi damai tersebut akan digelar di depan Gedung KPK, Jakarta Selatan pada pukul 08.00 WIB.

Tak hanya itu, para mahasiswa pun menyampaikan akan berdialog secara terbuka dan bakti sosial bersih-bersih dan panggung dialog. Abdul menambahkan bahwa kegiatan ini untuk menghibur secara intelektual kepada pimpinan KPK baru yang diketuai Irjen Pol Firli Bahuri.

“Gerakan ini kami sampaikan dalam bentuk apresiasi kepada pimpinan KPK yang baru,” kata Abdul di Jakarta.

Sebelumnya, pengurus BEM Jakarta telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada kepala Polda Metro Jaya ditujukan kepasa direktur Intelkam Polda Metro Jaya.

Peserta yang akan beraksi yakni Universitas Azzahra, Universitas Islam Jakarta, Universitas Ibnu Chaldun, Universitas Islam Assyafiiyyah, STEBANK Islam Mr Shafrudin Prawinegara, dan BEMF Hukum Universitas Bung Karno.

Kemudian, mahasiswa BEMF Hukum Universitas Islam Attahiriyah Jakarta, BEMF Hukum Universitas Borobudur, Perbanas Institute, Universitas Mpu Tantular, Nahdlatul Ulama University of Indonesia, STMIK Jayakarta, Universitas 17 Agustus, Senat Hukum Jayabaya, dan STIE Swadaya.

Berita Terbaru

WNA Operator Judi Daring Ditangkap, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Siber

Oleh: Ira Nurdini )*Pemerintah terus memperkuat pengawasan siber nasional menyusulterbongkarnya praktik judi daring internasional yang melibatkan ratusanwarga negara asing di Jakarta Barat. Langkah cepat aparat dalammengungkap jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan negaradalam menjaga ruang digital Indonesia dari ancaman kejahatantransnasional yang semakin kompleks.Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan Bareskrim Polriterhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan321 warga negara asing yang diduga menjalankan operasional judi daring secara terorganisir.Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih terusmengembangkan kasus guna memburu aktor utama dan pihak perekrutyang berada di balik jaringan internasional tersebut. Polisi juga telahmengantongi data sponsor yang diduga membawa ratusan operator asingke Indonesia.Menurut Wira, proses pemeriksaan masih difokuskan pada pendalamanperan masing-masing pelaku, termasuk kemungkinan adanya pengendaliutama yang mengatur seluruh aktivitas perjudian daring tersebut. Hinggakini, penyidik baru menemukan pihak yang berperan sebagai koordinatordi tiap divisi pekerjaan.Keberadaan jaringan dengan struktur kerja yang rapi memperlihatkanbahwa praktik judi daring internasional kini dijalankan secara profesionaldan memanfaatkan sistem digital yang sulit dideteksi. Karena itu, aparattidak hanya berfokus pada penangkapan operator lapangan, tetapi jugapenelusuran terhadap jaringan yang lebih besar.Dari total 321 warga negara asing yang diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai negaraseperti Vietnam, China, Laos, Myanmar,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini