329 Intansi Laksanakan Tes SKB CPNS 2021, Ini Jadwal Lengkapnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Sebanyak 329 instansi melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 Tahap II pada pada 27 November-18 Desember 2021.

Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN): 13515/B-KS.04.01/SD/K/2021 perihal jadwal Lanjutan Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK Non Guru Tahun 2021, yang ditujukan kepada pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat, dan pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Daerah.

“Sehubungan telah berakhirnya pelaksanaan SKD CPNS dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru Tahun 2021, bersama ini kami sampaikan jadwal lanjutan Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK Non Guru Tahun 2021,” ujar Karo Humas BKN Satya Pratama, Senin 29 November 2021.

Namun, untuk masing-masing instansi memiliki jadwal berbeda-beda terkait pelaksanaan tes SKB sesuai ketentuan.

Berikut jadwal pelaksanaan tes SKB tahap II secara lengkap:

– Pelaksanaan SKB 27 November-18 Desember 2021

– Pengolahan/Integrasi Hasil SKD dan SKB 19-20 Desember 2021

– Rekonsiliasi Integrasi Hasil SKD dan SKB 21-24 Desember 2021

– Validasi Hasil Integrasi SKD dan SKB 27-28 Desember 2021

– Penyampaian Hasil SKD dan SKB 29-30 Desember 2021

– Pengumuman Hasil SKD dan SKB 3-4 Januari 2021

– Masa Sanggah 5 – 8 Januari 2021

– Jawab Sanggah 10-17 Januari 2022

– Pengumuman Pasca Sanggah 18-19 Januari 2022

– Penyampaian Kelengkapan Dokumen 20 Januari -15 Februari 2022

– Usul Penetapan NIP/NI PPPK 1 -28 Februari 2022

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini