Yuk Kumpul Sini! Ini Lho Trik Cepat Orgasme via Foreplay

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Banyak pasangan yang tak mempedulikan sesi foreplay. Padahal, sesi tersebut sangat penting dalam bercinta untuk bisa mendapatkan orgasme.

Foreplay tanpa teknik hanyalah sebatas usap-usap tubuh yang kurang menggairahkan. Padahal, teknik bercumbu yang tepat bisa membantu kamu mencapai klimaks lebih cepat.

Foreplay adalah tahap pemanasan sebelum masuk ke babak inti, yaitu penetrasi seksual. Biasanya, banyak pasangan, terutama laki-laki yang memilih mempersingkat sesi ini dan langsung main ‘tancap’.

Sejatinya, sesi foreplay dapat membantu masing-masing jadi lebih terangsang hingga siap melanjutkan ke sesi berikutnya. Tubuh manusia, terutama wanita, perlu persiapan ekstra untuk bisa nyaman berhubungan seks.

Tanpa foreplay, otot-otot Miss V tidak dapat melemas dengan optimal dan tidak dibasahi dengan pelumas alami sehingga penetrasi Mr. P akan terasa menyakitkan. Bagi pria selain membangkitkan gairah bercinta, teknik foreplay juga dibutuhkan untuk memulai dan mempertahankan ereksi agar lebih tahan lama.

Dikutip dari Hello Sehat, untuk lebih menikmati foreplay, cara adalah dengan mulai membayangkan apa yang mau akan kamu lakukan pada pasangan dan sebaliknya. Contoh, membayangkan mana bagian tubuh pasangan yang kamu favoritkan dan ingin sentuh, merencanakan pakaian apa yang membuat pasangan bergairah, atau memikirkan bagaimana rasanya sentuhan pasangan di area sensitif tubuh sendiri.

Berikut trik foreplay yang bisa kamu coba

1. Jangan langsung lucuti semua pakaian

Teknik foreplay yang pertama cukup mudah, yaitu jangan langsung menanggalkan semua pakaian kamu depan pasangan. Bercumbu saat sama-sama masih berpakaian (tidak usah lengkap, yang tipis-tipis saja) memberikan efek penasaran yang semakin membangun antisipasi juga gairah.

Bermesraan saat masih berpakaian juga dapat menanamkan imajinasi liar masing-masing terhadap tubuh satu sama lain. Untuk memuaskan pria saat foreplay, sentuh bagian telinga, buah zakar (skrotum), lipatan paha atas, dan batang Mr. P.
Sementara untuk memuaskan wanita, sentuh dan mainkan titik rangsang di bagian puting, klitoris, paha, dan bahunya.

2. Jangan cuma cium bibir

Cium bibir mungkin termasuk salah satu teknik foreplay antigagal yang jadi andalan. Namun, jangan berhenti sampai di bibir saja jika ingin mendapatkan klimaks yang dashyat.

Setelah mencium mesra bibir pasangan, mulailah turun ke arah leher, tengkuk, dada, hingga perut bawah pasangan. Rasa menggelitik dari ciuman mesra akan menjadikan malam Anda dan pasangan semakin ‘panas’.

3. Pakai lidah untuk jelajahi tubuh pasangan

Selain kekuatan bibir dan jari jemari, coba teknik foreplay menggunakan bibir sebagai alat menjamah tubuh pasangan. Mulai untuk meraba tubuh pasangan dengan bibir dari bagian atas, yaitu dada, atau dari bawah bagian betis.

Biarkan pasangan kamu merasakan sensasi basah menggelitik dari sapuan lidah sampai terangsang penuh. Jangan lupa variasikan pakai ciuman di titik rangsangan tertentu seperti di bagian selangkangan atau payudara, entah itu dengan sentuhan, ciuman, atau goyangan, jangan malu untuk minta dipuaskan dan mau memuaskan satu sama lain.

Namun ingat, pastikan kamu dan pasangan saling berkomunikasi serta sepakat mau bereksperimen untuk saling memuaskan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini