Yuk, Cegah Batu Ginjal dengan 4 Tips Sederhana Ini

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kamu pasti khawatir kan ada batu ginjal di dalam tubuhmu karena gaya hidup yang kurang teratur.

Batu ginjal itu pada dasarnya adalah mineral dan asam garam yang mengkristal. Gejalanya pun cenderung terlihat pada stadium lanjut, seperti air kencing berdarah, nyeri saat buang air, sakit di punggung bawah dan infeksi.

Ngeri sih, tapi kamu jangan takut. Banyak kok cara-cara untuk menghindari penyakit ini. Bahkan, sejumlah langkah sederhana ini bisa kamu lakukan di rumah untuk mencegah munculnya batu ginjal.

1. Minum Air Putih

Cara terbaik mencegah batu ginjal adalah dengan meminum banyak air putih setiap hari, sehingga kamu akan buang air terus dan ginjal menjadi bersih.

2. Membatasi Konsumsi Oksalat

Kamu harus membatasi konsumsi makanan yang mengandung banyak oksalat, contohnya seperti bayam, kacang, kedelai, ubi jalar, teh, cokelat, atau lobak. Soalnya, oksalat akan membentuk kalsium yang menjadi cikal bakal batu ginjal.

3. Kurangi Garam dan Protein Hewani

Risiko batu ginjal bisa ditekan kok dengan mengurangi konsumsi garam dan protein hewani setiap hari. Ya, tapi itu tergantung kamu sih, mau gaya hidup yang sehat atau masih bertahan dengan risiko penyakit.

4. Jangan Banyak Berkeringat

Olahraga secukupnya saja, jangan berlebihan. Soalnya, kalau kamu terlalu banyak mengeluarkan keringat, maka tubuh jadi kurang terhidrasi. Dalam kondisi ini produksi urine berkurang, kamu jadi jarang buang air dan batu ginjal jadi mudah terbentuk.

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini