Bukan Mbappe, Real Madrid Lebih Bernafsu Datangkan Hazard

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Isu yang menyebut Real Madrid akan mendatangkan Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain ternyata hanyalah isapan jempol belaka.

Raksasa Spanyol itu secara terang-terangan justru lebih bernafsu mendatangkan playmaker Chelsea Eden Hazard untuk merumput di Santiago Bernabeu di bawah asuhan Zinedine Zidane.

Mengutip El Mundo Deportivo, Kamis 28 Maret 2019, Hazard telah mencapai kesepakatan tentang masa depannya bersama Chelsea, apalagi diisukan Madrid sempat lebih tertarik pada Mbappe untuk menambah daya gedor.

Bahkan dalam laporan France Football, Madrid sudah menyiapakan dana besar untuk mendatangkan Mbappe dengan berani menawar pada nilai transfer sebesar 280 juta euro, yang artinya akan menjadi rekor baru.

Namun, itu hanyalah isu belaka. Hazard justru jadi bidikan kali ini. Apalagi, pemain Belgia berusia 28 tahun itu akan mengakhiri masa kontraknya bersama The Blues pada Juni 2020.

Kabar itu jelas adalah angin segar bagi Los Blancos untuk membawa Hazard ke Spanyol pada musim panas ini, atau pada bursa transfer tahun depan.

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini