Yuju Eks GFRIEND Terima Kontrak dari Agensi Kang Daniel?

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Mantan anggota GFRIEND Yuju dikabarkan menerima kontrak ekskulusif dengan KONNECT Entertainment. Agensi tersebut dipimpin oleh Kang Daniel.

Pada Rabu 11 Agustus 2021, outlet berita hiburan Celuv Media melaporkan bahwa Yuju telah mengadakan pertemuan dengan KONNECT Entertainment untuk membahas potensi kontrak eksklusif dan kemungkinan akan menandatangani kontrak dengan agensi.

Menanggapi laporan tersebut, KONNECT Entertainment membagikan bahwa tidak ada yang dikonfirmasi. Mereka menjelaskan, “Kami berencana untuk memperluas jajaran artis kami, tetapi tidak ada masalah yang diselesaikan. Yuju adalah salah satu artis yang kami temui selama proses itu.”

KONNECT Entertainment adalah rumah bagi artis Kang Daniel, yang juga merupakan CEO agensi tersebut. Pada bulan Juli, CL bermitra dengan KONNECT Entertainment untuk mengelola kegiatan domestiknya, dan agensi juga baru-baru ini merekrut produser dan penyanyi-penulis lagu Chancellor.

Setelah GFRIEND bubar dan keluar dari Source Music, Yerin menandatangani kontrak dengan Sublime Artist Agency pada bulan Juni, dan Sowon bergabung dengan IOK Company sebagai aktris bulan lalu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini