Yeay! Drama ‘Snowdrop’ Bakal Tayang 3 Episode Sekaligus Minggu Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Disebabkan isu distorsi sejarah, JTBC akhirnya memberikan pernyataan resmi untuk klarifikasi kesalahpahaman penonton. Stasiun TV, JTBC, yang menyiarkan drama ‘Snowdrop’ sampai akan menayangkan tiga episode sekaligus untuk minggu ini.

Melansir dari Allkpop, JTBC akhirnya merilis pernyataan resmi perihal pengumuman episode tiga sampai lima untuk drama ‘Snowdrop’. Mereka akan menayangkannya untuk minggu ini secara berturut-turut.

Hal ini bertujuan untuk meluruskan kesalahpahaman yang selama ini terjadi sejak tanggal perilisannya dan JTBC akan tetap menayangkan drama tersebut.

Menurut pernyataannya, untuk episode ketiga akan tayang mulai Jumat 24 Desember 2021 pada pukul 10.30 waktu setempat. Episode keempat dan kelima akan tayang pada 25 serta 26 Desember 2021 pukul 22.30 waktu setempat.

 “Kontroversi mengenai ‘Snowdrop’ JTBC sedang berlangsung. Seperti standar pada semua drama on-air, tidak mungkin untuk mengungkapkan cerita lengkap dari setiap seri sebelum penayangan program, dan ini telah menyebabkan kesalahpahaman yang parah dengan pengembangan bagian pertama plot,” kata JTBC.

“Oleh karena itu, untuk meredakan kekhawatiran pemirsa kami, JTBC telah memutuskan untuk secara khusus menayangkan episode mendatang dari drama tersebut lebih awal,” lanjutnya.

Nantinya pada episode mendatang ini akan menceritakan mengapa karakter Suho yang merupakan seorang mata-mata Korea Utara dikirim ke Selatan. Selain itu juga akan mengungkapkan hubungannya dengan sistem kekuasaan yang melanggar hukum.

Sebelumnya, drama yang diperankan oleh Jisoo BLACKPINK ini dapat petisi boikot drama ‘Snowdrop’ untuk menghentikan penayangannya. Kabarnya kini petisi telah ditandatangani sebanyak 25 ribu orang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini