Wow, Ini 4 Prioritas Filtur Instagram di Tahun 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bos sosial media Instagram, Adam Mosseri menegaskan jika Instagram harus menyesuaikan dinamika yang terjadi secara global. Maka ia akan memprioritaskan pengembangan filtur platform tersebut di tahun 2022. Hal ini juga tidak lepas dari prediksi bahwa Instagram akan berpindah dari pandemi menuju endemi Covid-19.

Berikut 4 prioritas Instagram Tahun 2022:

Pertama yaitu video. Prioritas pertama Instagram untuk tahun 2022 adalah pengembangan konten video. Mosseri menegaskan bahwa Instagram juga akan fokus untuk memperkuat format video dan menambah tools kreatif.

“Kami bukan hanya aplikasi untuk membagikan foto, kami fokus pada reels, memperkuat format video dan menambah tools kreatif,” kata Mosseri di Instagram pribadinya.

Tidak hanya itu, Instagram akan memperkuat kontrol terhadap konten terutama kontem-konten sensitif yang mungkin dibagikan oleh pengguna.

Kedua adalah filtur pesan. Mosseri akan membuat konektivitas antar-pengguna menjadi lebih baik. Ia ingin Instagram bisa menjadi tempat terbaik untuk penggunanya.

“Instagram bisa menjadi tempat terbaik untuk pengguna terkoneksi dengan teman-teman, dan membicarakan tentang hal-hal menarik,” kata Mosseri.

Ketiga yakni transparansi. Instagram akan mengembangkan transparansi platform karena pengguna diharapkan bisa sepenuhnya memahami bagaimana Instagram dioperasikan.

Terakhir yaitu kreator. Instagram telah memahami bahwa tren pembuatan konten bergerak dari industri ke individu.

“Penting membuat mereka (creator) hidup dari platform,” kata Mosseri.

Instagram juga akan menghadirkan sejumlah filtur monetisasi bagi penggunannya supaya bisa mengkonversi karya menjadi penghasilan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

PN Sleman Mulai Sidangkan Gugatan Warga Wadas kepada Pemerintah

Mata Indonesia, Sleman - Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mulai menyidangkan kasus gugatan perbuatan melawan hukum yang dilayangkan empat warga Desa Wadas, Purworejo kepada pemerintah Republik Indonesia, Jumat (1/12).
- Advertisement -

Baca berita yang ini