Wow, Bercinta Ternyata dapat Meningkatkan Kualitas Tidur!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kesulitan tidur? Maka bercintalah! Berdasarkan penelitian –dan banyak bukti anecdotal, menunjukkan bahwa bercinta dapat meningkatkan kualitas tidur.

Dalam sebuah penelitian terhadap hampir 800 orang dewasa, hampir 71 persen mengatakan kualitas tidur mereka meningkat setelah bercinta dengan pasangan hingga orgasme dan ini meningkatkan kualitas tidur bagi lebih dari 50 persen responden, melansir Health Grades.

Bercinta melepaskan hormon yang memfasilitasi tidur.

Aktivitas seksual menyebabkan tubuh melepaskan oksitosin ekstra, yang disebut hormon cinta yang membantu orang merasa terhubung satu sama lain. Tubuh juga mengeluarkan lebih banyak prolaktin dan hormon perasaan senang lainnya, sebagai respons terhadap aktivitas seksual.

Setelah berhubungan seks, hormon ini cenderung bertindak seperti obat penenang, menyebabkan pria dan perempuan merasa mengantuk dan rileks. Bercinta juga menurunkan jumlah kortisol yang bersirkulasi di dalam darah.

Perempuan mengalami peningkatan kadar estrogen setelah berhubungan seks. Estrogen ekstra dapat meningkatkan kualitas tidur dan berada pada tahap tidur nyenyak, menurut National Sleep Foundation.

Bercinta juga memiliki manfaat kesehatan lainnya.

Aktivitas seksual bermanfaat bagi tubuh — dan kehidupan seks Anda — dalam hal lain juga. Sering bercinta atau berhubungan seks (sekali atau dua kali seminggu) meningkatkan jumlah antibodi yang bersirkulasi dalam aliran darah Anda, kata American Academy of Family Physicians.

Antibodi dirancang untuk melawan infeksi, sehingga orang yang berhubungan seks secara teratur lebih mungkin untuk tetap sehat. Dan orang yang sehat lebih mungkin untuk berhubungan seks.

Bercinta juga merupakan pereda nyeri alami. Saat Anda orgasme, tubuh Anda melepaskan endorfin atau hormon pereda nyeri. Jadi, bercinta juga bisa membantu meredakan sakit punggung yang biasanya membuat Anda terjaga di malam hari.

Aktivitas seksual mirip dengan olahraga dalam banyak hal; meningkatkan detak jantung dan memperkuat otot jantung. Bercinta dapat menurunkan kadar kortisol, sehingga aktivitas seksual dapat melindungi jantung. Ada bukti yang menunjukkan bahwa seks juga dapat menurunkan tekanan darah.

Selain meningkatkan kualitas tidur, bercinta dapat menjaga sistem reproduksi tetap sehat. Pada perempuan misalnya, aktivitas seksual dikaitkan dengan peningkatan lubrikasi dan elastisitas vagina. Pada pria, seks membantu menjaga kesehatan prostat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bansos Pangan Beras dan Minyak Goreng Jadi Penyangga Kesejahteraan Masyarakat

Oleh : Andhika RachmaPemerintah terus memperkuat perlindungan sosial melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) pangan berupa beras dan minyak goreng sebagai langkah menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi harga kebutuhan pokok. Program tersebut menjadisalah satu instrumen penting negara dalam memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama bagi kelompok rentan dan keluarga berpenghasilan rendah. Kehadiran bansos pangantidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berperan menjagastabilitas sosial dan memperkuat ketahanan pangan nasional.Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersamaPerum Bulog terus mempercepat distribusi bantuan pangan ke berbagai wilayah di Indonesia. Penyaluran bantuan ini menyasar lebih dari 33 juta keluarga penerima manfaat (KPM) denganalokasi bantuan berupa beras dan minyak goreng yang diberikan secara bertahap. Pemerintahmenilai program bansos pangan menjadi langkah strategis untuk mengurangi tekanan ekonomimasyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasar.Program bantuan pangan tersebut juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjagakeseimbangan antara perlindungan sosial dan stabilitas ekonomi nasional. Di tengah tantanganglobal seperti ketidakpastian rantai pasok pangan dunia dan gejolak harga komoditasinternasional, pemerintah berupaya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadapkebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Bantuan beras dan minyak goreng menjadi bentuknyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari dampak inflasi pangan yang dapatmemengaruhi kondisi ekonomi rumah tangga.Pemerintah bahkan telah menyiapkan anggaran mencapai Rp11,92 triliun untuk mendukungpenyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng pada tahun 2026. Anggaran tersebutdigunakan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kebijakan tersebutbertujuan memperkuat daya beli masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.Penyaluran bansos pangan juga menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi nasional. Pemerintah memahami bahwa kenaikan harga bahan pangan dapat memberikan tekananlangsung terhadap masyarakat kecil. Oleh karena itu, distribusi bantuan beras dan minyak goreng dilakukan bersamaan dengan upaya menjaga pasokan pangan nasional tetap aman. Dengan stokcadangan beras pemerintah yang terus diperkuat, Indonesia dinilai memiliki kemampuanmenjaga stabilitas pangan di tengah tantangan global.Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa program bantuan pangan merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat. Pemerintahberupaya memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan secara cepatdan merata. Penyaluran bansos pangan dinilai mampu membantu meringankan bebanpengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat dengan pendapatan terbatas yang sangat terdampak oleh perubahan harga kebutuhan pokok.Selain membantu masyarakat penerima manfaat, program bansos pangan turut memberikandampak positif terhadap stabilitas pasar domestik. Ketika distribusi bantuan berjalan efektif, tekanan terhadap lonjakan harga beras dan minyak goreng dapat ditekan sehingga kondisi pasar menjadi lebih stabil....
- Advertisement -

Baca berita yang ini