Wih! Simu Liu Ternyata Fans Berat RM ‘BTS’, Ini Alasannya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktor Hollywood Simu Liu belum lama ini mengungkap kegemarannya pada salah satu anggota boyband BTS, Kim Nam Joon alias RM. Hal tersebut diungkapkan oleh Simu Liu dalam wawancara yang dipandu oleh Jason Y. Lee.

Dilansir Pinkvilla, Kamis 6 Juli 2022, bintang film ShangChi: The Legend of Ten Rings itu mengatakan kagum dengan sosok RM yang menjadi leader dari boyband yang dinaunginya.

“Aku akan memberitahumu alasannya. Dia [RM] juru bicara BTS, seperti hati dan jiwa. Dan butuh banyak hal untuk suka memikul tanggung jawab itu, kan? Untuk dapat berbicara dengan cara yang fasih, atas nama kelompok,” jelas Simu Liu.

Baginya, cara kepimpinan RM pada BTS membuatnya tertarik. Baginya, sosok RM juga ramah dan tak ada alasan untuk tidak menyukai kepribadiannya.

“Dia selalu baik di setiap langkahnya, apa yang tidak ada (darinya) untuk dicintai?,” ungkapnya.

Sementara itu, RM BTS atau Kim Nam Joon memang dikenal sebagai leader dari boyband BTS. RM kerap menjadi juru bicara saat mengahdiri sejumlah acara, atau ketika grup musiknya meraih penghargaan.

Di Indonesia sendiri, aktris Luna Maya juga salah satu penggemar berat RM. Baginya, RM dinilai memiliki karisma tersendiri, apalagi ia ditunjuk sebagai pemimpin dari boyband ternama asal Korea Selatan itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini