Viral! Curhatan Wanita yang Diceraikan saat Hamil dan Disumpahin Mati

Baca Juga

MATA INDONESIA, KUALA LUMPUR – Baru-baru ini curhatan wanita yang diceraikan saat sedang hamil 3 bulang viral di media sosial. Curhatan wanita asal Malaysia itu mampu membuat netizen yang membacanya emosi.

Curhatan itu dibagikan oleh akun Twitter @MissErinKayy pada Selasa, 7 April 2020 lalu. Ia menceritakan kisah pilunya ditinggal suami dan berjuang membesarkan anak seorang diri.

Di usianya yang masih muda, 22 tahun, Erin mengaku diceraikan oleh mantan suaminya ketika kandungannya berusia tiga bulan. Sang mantan suami bahkan tak mengakui anak yang ada di dalam kandungannya adalah darah dagingnya sendiri.

Mantan suaminya mengatakan bahwa Erin ‘main belakang’ dengan pria lain hingga hamil. Parahnya, Erin juga disumpahi tak selamat ketika melahirkan.

“Dia juga doakan aku meninggal waktu mau bersalin, dan tak mau mengakui anak yang aku kandung itu anak dia,” ungkap Erin seperti dilansir mStar.

“Tapi Allah tak kabulkan doa dia. Allah memberikan aku panjang umur untuk jaga anak ini sebagai amanah-Nya,” imbuhnya.

Dalam cuitannya itu, Erin mengatakan bahwa ketika buah hati Erin terlahir, wajahnya itu sangat mirip dengan mantan suaminya. Menurutnya, ini adalah kuasa Allah sebagai bukti dirinya telah difitnah.

“Lihat kuasa Allah untuk anak ini, keluar wajahnya seperti kamu, karena apa? Karena takut kamu tak mengakui dia anakmu,” kata Erin.

BACA JUGA: Inul Daratista Sempat Ingin Cerai dan Izinkan Adam Suseno Cari Cewek Lain

Erin pun mengaku mengungkapkan ceritanya di Twitter karena sakit hati saat anaknya tak diakui. Namun, saat ini sang mantan suaminya itu hadir kembali dan mengakui anaknya.

“Cukup benci, hina, dan fitnah aku saja, bukan anakku,” ujarnya.

“Tapi sekarang kamu yang mengganggu mau mengakui ini anak kamu. Anak aku tak salah lahir ke dunia, salah dia dapat bapak seperti kamu,” imbuh Erin.

Meskipun membesarkan anaknya seorang diri, wanita asal Kuala Lumpur ini mengakui kini kehidupannya bahagia.

“Dulu kamu susahkan aku waktu hamil naik turun ke mahkamah, karena kamu nggak mau kerjasama aku yang urus semua. Kali ini Allah beri aku bahagia yang tak terhingga dengan anakku tanpa kamu. Bersyukur,” jelas Erin.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Wujudkan Daya Saing Global, Program Magang Nasional Diperluas ke Seluruh Indonesia

Oleh: Alya Safira )*Upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing global terusmenunjukkan arah yang semakin terstruktur melalui perluasan Program Magang Nasional ke seluruh Indonesia. Kebijakan ini dirancang bukanhanya untuk menjawab kebutuhan jangka pendek pasar tenaga kerja, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam membangun sumberdaya manusia unggul. Di tengah dinamika ekonomi global yang kompetitif, pemerintah menempatkan peningkatan kualitas tenaga kerja sebagaiprioritas utama agar Indonesia mampu bersaing secara berkelanjutan.Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjadi salah satu aktor pentingdalam mendorong penguatan program ini. Dalam pertemuannya bersamaMenteri Ketenagakerjaan, ia menekankan bahwa Program MagangNasional telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama darisisi antusiasme masyarakat. Tingginya jumlah pendaftar yang mencapai ratusan ribu orang menunjukkan bahwa program ini menjadi kebutuhan nyata bagi lulusanbaru yang ingin mendapatkan pengalaman kerja. Ia melihat kondisi inisebagai momentum untuk memperluas kuota peserta pada periode 2026–2027, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program agar semakin relevan dengan kebutuhan industri.Dalam pandangan Teddy, penguatan program tidak cukup hanya denganmenambah jumlah peserta. Pemerintah juga harus memastikan bahwasetiap peserta memperoleh pengalaman kerja yang bermakna. Oleh karena itu, program ini dirancang dengan pendekatan yang lebihkomprehensif, mencakup pembelajaran langsung di lingkungan kerjaprofesional, pendampingan oleh mentor berpengalaman, serta pemberianupah yang sesuai standar. Pendekatan ini diyakini mampu membentukkompetensi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup soft skills yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memberikanpenekanan pada aspek keberlanjutan program. Ia memandang bahwaProgram Magang Nasional harus menjadi bagian dari ekosistempengembangan tenaga kerja yang lebih luas. Oleh karena itu, pemerintah tidak berhenti pada penyelenggaraanmagang semata, tetapi juga menyiapkan program lanjutan sepertisertifikasi kompetensi. Dengan adanya sertifikasi ini, keterampilan yang dimiliki peserta dapat diakui secara formal dan meningkatkan peluangmereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.Dalam berbagai kesempatan, Yassierli juga menyoroti pentingnyamenjaga optimisme para peserta, terutama setelah merekamenyelesaikan program magang. Ia mendorong agar para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini