Varigata, Pisang Jenis Baru yang Manis dan Instagenik

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Pisang merupakan buah yang kaya akan nutrisi dan banyak disukai oleh masyarakat dunia. Kandungan dari buah yang termasuk dalam suku musaceae ini mengandung potasium, serat, vitamin A, K, C, dan zat besi lain menjadikan pisang sebagai buah super sehat.

Nah, di dunia banyak sekali jenis pisang. Tapi kini pecinta pisang tengah heboh dengan hadirnya pisang instagenik. Pisang cantik ini berasal dari jenis pisang varigata atau biasa disebut musa variegate yang berasal dari Florida namun kini sudah banyak dibudidaya di berbagai daerah, termasuk di Indonesia.

Tanaman tropis ini punya bentuk mirip seperti pohon pisang biasa, bedanya ada pada warna daun dan buahnya. Daun pisang jenis ini tidak berwarna hijau polos melainkan bergradasi.

Biasanya dalam satu lembar daun terdiri dari warna hijau tua, hijau muda, putih hingga kekuningan. Warna ini tersusun selang-seling sehingga menghasilkan daun yang artistik.

Demikian juga dengan bagian buahnya yang tak kalah instagenik. Buah pisang varigata ini belang hijau putih dengan bentuk garis memanjang. Selain cantik, pisang varigata juga diakui punya rasa yang manis dan enak. Meskipun enak tapi pohon ini jarang berbuah dan terbilang sensitif.

Beberapa petani sudah mencoba membudidayakan pisang jenis ini di Indonesia namun hasilnya belum maksimal. Jadi buah pisang ini masih sangat sulit ditemui di pasaran.

Selain dijadikan tanaman di kebun, pohon pisang ini juga populer jadi tanaman hias. Pohon berukuran kecil dijual dalam pot dan bisa dijadikan hiasan di pekarangan rumah. Bibit pohon pisang ini juga sudah banyak dijual secara online. Harga bibit yang dijual bervarian mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 2,2 juta.

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini