Vanessa Hudgens Bakal Jadi Pembawa Acara untuk Oscars 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Academy Awards atau biasa dikenal acara penghargaan Oscars ini baru saja mengumumkan daftar pembawa acaranya. Salah satunya ada Vanessa Hudgens.

Sebentar lagi acara Oscars 2022 akan segera digelar. Vanessa Hudgens dan dua artis lainnya akan membawakan acara tersebut untuk tahun ini.

Melansir dari Just Jared, Hudgens akan ditemani oleh Terrence J dan Brandon Maxwell. Oscars mengumumkannya pada 23 Maret 2022 waktu setempat.

Oscars Red Carpet Show merupakan pembukaan resmi untuk Oscar ke-94 dan akan ditayangkan mulai pukul 18.30 waktu setempat melalui saluran TV nasional AS, ABC.

Acaranya akan digelar pada 27 Maret 2022 mendatang. Upacaranya akan berlangsung di Dolby Theatre di Ovation Hollywood pukul 20.00 malam waktu setempat.

Acara ini juga akan dimeriahkan oleh Beyonce dan Billie Eilish.

Oscars 2022 akan menampilkan acara spesial dengan durasi 90 menit dengan menyoroti nominasi, pengisi acara, dan pembawa acara. Selain itu, acara ini juga akan memberikan gambaran sekilas tentang malam terbesar Hollywood pada para penggemar seluruh dunia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini