V BTS, Park Seo Joon, Choi Woo Shik, Park Hyung Sik, dan Peakboy akan Bintangi Spin-Off Reality Show ‘In The SOOP’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Wooga Fam bersatu dalam sebuah reality show. Kumpulan pria-pria tampan yang terdiri dari V BTS, Park Seo Joon, Choi Woo Shik, Park Hyung Sik, dan Peakboy ini telah dikonfirmasi akan bintangi reality show spin-off ‘In the SOOP’.

Melansir dari Soompi, Wooga Fam ini akan bersatu dalam reality show yang diberi judul ‘In the SOOP: Friendship Trip’ (judul sementara). Rencananya reality show ini akan ditayangkan di saluran TV nasional Korea Selatan JTBC dan platform komunitas online Weverse.

Reality show ini diprediksi akan tayang pada Juli 2022 mendatang. Dengan total empat episode saja.

Program acara TV ini akan menampilkan teman-teman dekat sang artis yang memulai perjalanan bersama mereka selama empat hari. Di mana program acara ini merupakan serial reality yang diproduksi oleh HYBE Labels.

Sementara itu, ‘In the SOOP’ memberikan waktu senggang untuk artisnya dari jadwal sibuk mereka dengan berlibur menikmati alam.

Serial ini dimulai dengan ‘BTS In the SOOP’ yang rilis pada 2020. Kemudian kembali dengan ‘BTS In the SOOP 2’ pada 2021 dan ‘In the SOOP: Seventeen version’.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini