Usai Ngaku Panseksual, Demi Lovato Dikirim Hadiah Peralatan Seks

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Demi Lovato mendapat kiriman berupa perlatan seks dari Gwyneth Paltrow. Dia mengaku senang dengan hadiah yang diberikan mantan suami Chris Martin itu.

Beberapa waktu lalu, Lovato mengaku sebagai panseksual, yang artinya ketertarikan kepada orang lain tanpa memandang identitas gender atau jenis kelamin.

Panseksual bisa saja tertarik pada laki-laki, perempuan, transgender atau interseks. Kata panseksual berasal dari bahasa Yunani (pan) yang berarti semua. Istilah ini mencerminkan orang-orang yang merasa bahwa mereka secara seksual, emosional atau spiritual mampu jatuh cinta dengan semua jenis kelamin.

Paltrow mengirimkan hadiah berupa peralatan seks seperti vibrator, pelumas, dan lilin aromatik. Melalui Instastory, Lovato mengucapkan terima kasih atas hadiah yang diterimanya.

“Wow, wow, wow! Terima kasih @gwynethpaltrow! Kamu memang benar-benar luar biasa,” tulis Lovato, dikutip dari Daily Mail, Senin 5 April 2021.

Dalam wawancara pengakuan sebagai panseksual, Lovato juga mengatakan ingin memiliki anak tanpa harus punya pasangan.

“Saya menyukai semua (jenis). Saat ini saya ingin mengadopsi anak, itu pasti. Saya juga tak tahu apakah nantinya saya akan menikah dengan pria. Jadi, saya tak terpikir apakah nanti bisa hamil,” ujar Lovato.

“Saya tak tahu. Saat ini hidup saya mengalir saja. Sebagian penyebabnya adalah, saat ini saya lebih tertutup,” katanya.

Lovato baru saja merilis album dokumenta bertajuk ‘Dancing with the Devil…The Art of Starting Over’. Lagu-lagu di dalamnya bercerita tentang kehidupannya yang bergejolak setelah mengalami overdosisi.

Lovato juga menguak kisah kelam yang dialaminya saat masih remaja. Dia mengaku pernah diperkosa. Selain itu, dia juga pernah diperkosa bandar narkoba yang menjadi pemasok untuknya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Papua Jadi Prioritas Pembangunan Nasional untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Oleh: Yohanes Kogoya*Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraanmasyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa. Dalam konteks pembangunan nasionalsaat ini, Papua menempati posisi yang semakin strategis, bukan hanya sebagai wilayah terdepan Indonesia di kawasan Pasifik, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki potensisumber daya alam melimpah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Berbagaikebijakan dan program yang dijalankan pemerintah menunjukkan bahwa Papua kini menjadibagian penting dalam agenda pembangunan Indonesia yang berorientasi pada pemerataan dan keberlanjutan.Komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua mendapat penegasan langsung dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming. Menurutnya, paradigma pembangunan nasional saat ini telah bergeser dari yang sebelumnya berorientasi pada Pulau Jawa menjadi pembangunan yang berpusat pada seluruh wilayah Indonesia. Papua pun ditetapkan sebagaisalah satu prioritas pembangunan nasional melalui berbagai program strategis, mulai daripembangunan infrastruktur, rumah sakit, Sekolah Rakyat, pasar, program Makan BergiziGratis, hingga pengembangan kawasan ekonomi dan konektivitas melalui Trans...
- Advertisement -

Baca berita yang ini