Ungkap Rasa Bangga Memiliki Aurel Hermansyah, Atta Halilintar: Tipikal Istri yang…

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pasangan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah memang kerap kali berhasil menyita perhatian netizen.

Keduanya seakan memancarkan aura yang positif setelah resmi menjadi pasangan suami istri, ditambah lagi dengan kelahiran putri pertamanya Ameena Hanna Nur Atta.

Setelah menikah, Aurel memang terlihat mengalami banyak perubahan kea rah yang lebih positif, begitu juga dengan Atta.

Atta pun membongkar sisi lain dari sosok Aurel Hermansyah sebagai istri di matanya. Menurutnya, anak dari Anang Hermasyah dan Kridayanti itu merupakan tipe istri yang selalu patuh pada suami.

“Aku akuin Aurel itu tipikal istri yang apa ya, dia tuh tanpa kita suruh dia lakuin hal-hal baik gitu,” ujarnya.

“Aku liat banyak sisi baik dari dia, banyak perubahan dari Aurel. Makanya gua bangga banget punya istri kayak dia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Atta pun menegaskan keputusan Aurel untuk memakai hijab bukanlah karena dirinya, melainkan kemauannya sendiri.

“Dia tuh banyak gitu peningkatannya, bikin ini, pake hijab segala macem, tanpa gua suruh, tanpa gua harus gimana-gimana,” tegasnya.

Video yang berisi ungkapan rasa bangga Atta kepada Aurel diunggah kembali oleh akun @lambegosiip di Instagram.

Unggahan tersebut pun lantas diramaikan oleh komentar netizen yang juga memuji Aurel dan Atta yang kini terlihat lebih positif.

“Aurel memang anak penurut, baik, sederhana, fans dari kecil semogs langgeng,” tulis netizen.

“Doaku yang terbaik untuk pasangan ini. Semoga kekal berkasih sayang selamanya,” tambah netizen.

“Aurel ini emang anak baik ya, adem liatnya apalagi tingkah randomnya selalu buat ngakak tiap buka tiktok fyp kerandomannya,” timpal netizen.

“Ga semua suami memuji istrinya, Atta bener suami baik,” lanjut netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Teknologi dan Infrastruktur Air Menjadi Andalan Menghadapi Tantangan Kemarau

Oleh: Rendra Fathian )*Pemerintah terus memperkuat berbagai langkah antisipatif dalammenghadapi musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung lebihkering dibandingkan kondisi normal. Tantangan perubahan iklim dan potensi fenomena El Nino mendorong pemerintah untuk mengedepankanpemanfaatan teknologi serta penguatan infrastruktur air sebagaiinstrumen utama dalam menjaga ketahanan masyarakat, keberlanjutansektor pertanian, dan stabilitas pembangunan nasional.Upaya pemerintah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanyaberfokus pada penanganan dampak setelah bencana terjadi, tetapi juga menempatkan mitigasi sebagai bagian penting dari strategi pembangunan. Pendekatan yang berbasis data, teknologi, dan koordinasilintas sektor menjadi fondasi untuk memastikan masyarakat dapatmenghadapi musim kemarau dengan kesiapan yang lebih baik.Peringatan mengenai potensi kemarau yang lebih kering telahdisampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa Indonesia berpotensi mengalami fenomena El Nino pada tahun 2026. Prediksitersebut telah disampaikan sejak Maret 2026 dan kemudian diperkuatoleh informasi yang dirilis Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada awal Juni 2026.Menurut Faisal, El Nino dan musim kemarau merupakan dua fenomenayang berbeda, namun keduanya dapat memengaruhi kondisi curah hujandi berbagai wilayah Indonesia. Hasil pemantauan BMKG hingga akhir Mei menunjukkan indeks ENSO telah mencapai angka yang mengindikasikankondisi El Nino, sementara sebagian wilayah Indonesia telah memasukimusim kemarau.Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan risiko iklim menjadi salah satukekuatan yang dimiliki Indonesia saat ini. Dukungan data dari BMKG, pemantauan satelit, serta sistem peringatan dini memungkinkanpemerintah daerah dan berbagai instansi terkait mengambil keputusanberdasarkan kondisi aktual di lapangan. Pendekatan ini jauh lebih efektifdibandingkan mengandalkan respons setelah dampak kekeringan mulaidirasakan masyarakat.Di Jawa Barat, misalnya,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini