Ungkap Alasannya Dulu Ikut Audisi ‘X-Factor’, Camila Cabello: Itu Memalukan

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Camila Cabello belum lama ini telah menjadi tamu baru untuk talk show di ‘Carpool Karaoke’ The Late Late Show bersama James Corden. Dalam wawancara singkatnya itu, ia mengungkapkan tentang masa lalu saat memulai kariernya.

Melansir dari Just Jared, penyanyi berusia 25 tahun itu menyanyikan lagu hitsnya bersama James, salah satunya ‘Havana’. Di sela-sela itu, ia mengungkapkan alasan sebenarnya terkait mengikuti audisi di X Factor saat masa lalu dan ia mengakui itu memalukan.

“Ini benar-benar memalukan dan aku hanya bisa mengatakan ini karena itu seperti 10 tahun yang lalu. Tapi aku mengikuti audisi di X Factor karena aku akan menikahi Harry Styles!” akunya.

Camila mengatakan bahwa ia tidak berpikir dirinya akan menikah dengan Harry Styles. Namun saat itu ia percaya pada mimpinya itu.

“Aku tidak berpikir kami akan menikah tetapi aku seperti, ‘Aku akan mengikuti audisi di X Factor, kami akan bertemu dan aku akan menjadi penyanyi dan kami mungkin akan jatuh cinta. Love!’” ungkapnya.

Sementara itu, Camila Cabello telah berpacaran dengan Shawn Mendes pada Juli 2019. Kini mereka sudah putus pada November 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjadi Pilar Penting Penguatan Ketahanan Ekonomi Nasional

Oleh: Zahra Anindita )*Penguatan ketahanan ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh kondisi industri besar dan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan. Ketahanan ekonomi yang kuat justru bertumpu pada kemampuan negara membangun fondasi ekonomi hingga ke tingkat desa. Dalam konteksitulah, pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putihsebagai instrumen strategis untuk memperkuat perekonomian rakyat sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ekonomi dari bawah. Program ini tidak hanya dirancang sebagai wadah kegiatan usaha masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ekosistem ekonomi desa yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.Saat ini sebanyak 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berdiri di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut menunjukkanbesarnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan ekonomi berbasiskomunitas yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap berbagailayanan ekonomi.Pemerintah memahami bahwa pembangunan ekonomi modern tidakdapat dipisahkan dari transformasi digital. Karena itu, penguatan koperasidesa juga diiringi dengan pembangunan infrastruktur teknologi yang semakin luas dan merata di seluruh Indonesia.Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Farida Dewi Maharani, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital yang dilakukan pemerintah tidak hanya berorientasi pada penyediaanjaringan telekomunikasi. Pemerintah juga berupaya memastikan infrastruktur tersebut dapatdimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ekonomi kerakyatanmelalui koperasi desa dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.Farida memandang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki posisistrategis dalam menopang perekonomian nasional. Namun demikian, tantangan yang masih dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatanteknologi digital oleh sebagian besar pelaku UMKM dan koperasi.Data yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan bahwa dari sekitar 60 juta UMKM...
- Advertisement -

Baca berita yang ini