Ulang Tahun ke 56, Shahrukh Khan Bantah Tertarik Pada Kajol

Baca Juga

MATA INDONESIA, MUMBAI – Aktor asal India, Shahrukh Khan berulang tahun pada 2 November lalu. Saat masalah keluarga yang sedang menimpa dirinya karena anaknya tertangkap membawa narkoba, Shahrukh Khan diterpa isu tak sedap.

Khan disebut-sebut pernah berselingkuh dengan Kajol, lawan mainnya di Film Kuch Kuch hota Hai. Tak hanya itu akting yang apik dan chemistry kuat dengan pemeran utama wanita membuat Khan kerap disebut benar jatuh cinta pada lawan mainnya.

Kepada  TimesofIndia.com, Shahrukh Khan menyangkal bahwa ia pernah tidur dengan lawan mainnya di berbagai judul film itu. Baginya, Kajol adalah seorang sahabat yang sudah terasa seperti saudara.

” Kajol dan aku? Ayolah, dia anak Bibi Tanuja, adik perempuanku. Bahkan Gauri menyukainya. Aku kerja dengan Juhi Chawla, Madhuri Dixit, Manisha, Sonali, Shilpa, Suchitra, Krishnamurthy, Urmila. Aku nggak tidur dengan mereka,” ujar Shahrukh Khan.

Shahrukh mengungkap bahwa ia tidak pernah tertarik kepada Kajol, baik secara fisik maupun psikis. “Aku bukan gay. Tapi aku tidak terangsang pada perempuan hanya karena wajah yang cantik. (Ketertarikan)  Gauri (istrinya, Red) memiliki semua ini. Jadi kenapa aku harus mengejar perempuan lain?” lanjut Shahrukh Khan.

Aktor yang menganut agama Islam ini sekarang bisa bernafas lega karena Aryan Khan, bebas dari penjara.  Setelah mendengar kabar bahwa putranya telah dibebaskan dengan jaminan kedua pasangan suami istri tersebut langsung menangis bahagia. Bahkan saking emosionalnya, Gauri menangis sembari berlutut dan mengucap syukur.

Menurut beberapa sumber dari keluarganya, Shah Rukh Khan sangat menanggapi kasus tersebut dengan serius. Bahkan sang aktor membuat banyak peraturan baru dengan anak-anak sang aktor tak lagi memiliki kebebasan seperti sebelumnya. Seperti tidak ada lagi pulang larut malam, tidak ada pesta, bahkan tidak ada liburan dengan teman-teman.

Reporter : Indah Suci Raudlah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini