Udah Lampu Hijau Nih, Netflix Mau Garap ‘Red Notice 2’

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Film ‘Red Notice’ garapan Netflix mendapatkan respons positif dari pecinta film. Ternyata sutradara ‘Red Notice’, Marshall Thurber, udah kasih lampu hijau nih buat bikin sekuelnya.

Melansir dari Collider, Rawson Marshall Thurber mengungkapkan bahwa ia belum membuat naskah untuk sekuelnya. Namun ia sudah membahas ide-ide untuk film tersebut bersama tim produksi dan netflix.

Apabila naskah sudah ditulis, kemungkinan besar proses syutingnya akan memakan waktu cukup panjang. Mengingat peran utama dari film ini ialah mega bintang yang jadwalnya padat, yakni Ryan Renolds, Dwayne Johnson, dan Gal Gadot.

Dwayne berperan sebagai John Hartley yang merupakan profiler top FBI. Dalam ceritanya ia sedang mengejar pencuri seni paling terkenal di dunia.

Pencuri itu hanya dikenal dengan nama samaran ‘The Bishop’ yang diperankan oleh Gal Gadot. John mencari pencuri ini selama bertahun-tahun sampai ia bertemu dengan Nolan Booth, yang diperankan oleh Ryan Reynolds.

Nolan adalah seorang penipu dan pencuri seni juga. Karena John bekerja sama dengan sesama pencuri seni, akhirnya mereka berdua mendapat ‘red notice’ dari Interpol.

Gimana nih menurut kalian?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini