Tukul Masih di ICU, Ventilator Sudah Dilepas

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kondisi komedian Tukul Arwana dikabarkan semakin membaik. Dia sudah tak dipasang ventilator, tapi masih dirawat di ruang ICU.

Tukul menderita pendarahan otak dan sempat di Rumah Sakit Brawijaya sebelum akhirnya dirujuk ke RS PON pada 22 September 2021. Saat itu juga, dia langsung dioperasi.

Usai menjalani operasi, kondisi Tukul membaik dan sudah sadar meski komunikasi masih terbatas. Ventilator sudah dilepas, tapi masih dirawat di ruang ICU.

“Ventilator di mulut sudah lepas. Bahkan beliau setelah operasi, paginya, sudah copot ventilator. Secara mekanisme dokter sudah membaik karena dia tidak memerlukan alat napas bantuan,” ujar manajer Tukul, Rizki Kimon.

“Pasca operasi tanggal 22, 23-nya sudah sadar. Namanya orang pascaoperasi pasti komunikasinya hanya bertatap mata. Selebihnya ada gerakan sedikit. Belum bisa diajak ngobrol, hanya kontak mata, tubuh saja yang bisa bergerak,” katanya.

Rizki menyebut, ada banyak teman artis yang ingin menjenguk Tukul. Tapi, saat ini belum memungkinkan karena masih dirawat di ruang ICU.

“Karena ini belum boleh dibesuk, jadi rekan artis yang tanya ke saya juga belum boleh, karena masih di ICU. Kecuali kalau sudah pindah ke ruang VIP mungkin baru boleh dijenguk,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih Tumbuh dari Kebutuhan Warga

Oleh: Yusuf Rinaldi*Pembangunan ekonomi desa terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintahmemastikan petani memperoleh pupuk tepat waktu, ibu rumah tangga menikmatiharga sembako yang terjangkau, pelaku usaha mikro memiliki akses pasar yang lebih luas, serta masyarakat desa semakin mudah menjangkau layanan keuangan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, komitmen tersebutdiwujudkan melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkankesejahteraan, memperkuat kemandirian desa, dan mendorong pemerataanpembangunan sesuai potensi masing-masing wilayah.Keseriusan itu tampak jelas sejak awal. Dalam rapat terbatas bersama...
- Advertisement -

Baca berita yang ini