Travis Scott Beri Kembalikan Dana untuk Pengunjung Festival Musik Astroworld 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, HOLLYWOOD – Setelah insiden kericuhan di konser festival musik Astroworld 2021, kabarnya Travis Scott mengembalikan dana kepada semua pengunjung.

Melansir dari Just Jared, Travis memutuskan untuk membatalkan penampilannya. Ia juga memberikan pengembalian dana secara keseluruhan untuk semua penonton Astroworld.

Menurut laporan, pada Sabtu 6 November 2021 waktu setempat, delapan orang telah tewas dan 300 lainnya luka-luka karena kepanikan massal. Hal ini terjadi pada saat Travis Scott akan tampil pada acara Astroworld 2021.

Festival Musik Astroworld 2021 berlangsung di NRG Park, Houston, Texas. Pada saat itu penonton mulai menyerbu ke depan selama penampilan Travis Scott.

Sehingga menyebabkan kepanikan pada kerumunan penggemar yang sulit mencoba melarikan diri ke tempat aman. Namun pada pukul 21.38 waktu setempat, insiden ‘korban massal’ pun terjadi semakin rusuh.

Padahal pada akhir pekan ini ia dijadwalkan akan hadir di Festival Day N Vegas. Namun sepertinya dari beberapa sumber mengatakan Travis menarik diri dari acara tersebut.

Kini ia dituntut atas peristiwa tragis di Astroworld 2021 kemarin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Perdagangan Karbon dan Jalan Baru Ekonomi Hijau Indonesia

*) Oleh: Bayu NugrahaPerubahan iklim kini menjadi perhatian strategis yang mendorong negara-negara di dunia memperkuat pembangunan berkelanjutan. Bagi Indonesia, agenda tersebutberjalan seiring dengan upaya menjaga pertumbuhan ekonomi, memperkuatketahanan pangan dan energi, serta memenuhi komitmen penurunan emisi. Dalamkonteks ini, perdagangan karbon hadir sebagai instrumen strategis yang membukapeluang bagi tumbuhnya ekonomi hijau nasional.Kebijakan perdagangan karbon menandai langkah maju Indonesia dalammengembangkan tata kelola lingkungan yang lebih inovatif dan berorientasi pada keberlanjutan. Melalui pemanfaatan potensi sumber daya alam secara bertanggungjawab, pengembangan teknologi hijau, dan peningkatan investasi berkelanjutan, Indonesia berupaya membangun model pertumbuhan ekonomi yang mampumenciptakan nilai tambah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tampak membaca momentum ini secarastrategis. Melalui Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK), pemerintah mulai membangun fondasi tata kelola perdagangan karbonyang lebih terstruktur dan memiliki kepastian hukum. Regulasi tersebut bukan hanyamenjadi instrumen pengendalian emisi gas rumah kaca, tetapi juga membuka ruanginvestasi hijau yang semakin diminati pasar global. Dengan demikian, perdagangankarbon tidak lagi dipandang sebagai isu lingkungan semata, melainkan sebagaibagian dari strategi pembangunan nasional jangka panjang.Selain itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa perdagangankarbon dapat menjadi sumber pembiayaan baru bagi kegiatan penanaman dan restorasi hutan. Pernyataan tersebut menunjukkan adanya pergeseran fundamental dalam model bisnis sektor kehutanan Indonesia....
- Advertisement -

Baca berita yang ini