Tiket Konser Hari Kedua NCT 127 di Jakarta Ludes dalam Waktu Singkat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tiket konser hari kedua NCT 127 di Jakarta kembali ludes dalam waktu singkat. Sebelumnya, tiket konser hari pertama habis terjual kurang dari dua jam.

Ludesnya tiket hari kedua konser NCT 127 di Jakarta diumumkan promotor Duandra Global via Instagram.

“Tiket NCT 127 2ND TOUR ‘NEO CITY – JAKARTA : THE LINK’ sudah Sold Out,” tulisnya.

“Kami sangat berterima kasih atas energi Anda yang tak tergoyahkan,” katanya.

Dyandara Global akan memberikan informasi lebih lanjut soal detail konser melalui postingan di Instagram resminya dalam waktu dekat.

“Detail lebih lanjut dari acara ini akan diperbarui menjelang D-Day, jadi pantau terus Instagram kami,” ungkapnya.

Konser NCT 127 di Jakarta ditambah satu hari setelah penjualan tiket hari pertama ludes dalam waktu kurang dari dua jam. Konser akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, 4 dan 5 November 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini