‘The Batman’ Film Superhero Ketiga dengan Durasi Terpanjang

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – ‘The Batman’ menjadi film superhero ketiga dengan durasi terpanjang mencapai dua jam dan 47 menit atau 167 menit.

‘The Batman’ rencananya akan tayang di bioskop pada 4 Maret 2022. Banyak yang menantikan gebrakan Robert Pattinson sebagai Bruce Wayne, miliarder yang punya kepribadian ganda sebagai pahlawan bertopeng.

Dikutip dari Variety, Minggu 23 Januari 2022, ‘The Batman’ berdurasi 167 menit tanpa adanya credit scene di bagian akhir layaknya film-film Marvel.

‘The Batman’ menjadi film superhero ketiga dengan durasi terpanjang setelah ‘Avengers: Endgame’ (181 menit) dan ‘Zack Snyder’s Justice League (242 menit).

Dalam ‘The Batman’, Robert Pattinson mengikuti jejak pemeran terdahulu, Michael Keaton, Christian Bale, Ben Affleck. Dia akan beradu akting dengan Zoe Kravitz sebagai Selina Kyle/Catwoman, Paul Dano sebagai Edward Nashton/Riddler, Jeffrey Wright sebagai James Gordon, John Turturro sebagai Carmine Falcone, Peter Sarsgaard sebagai Gil Colson, Andy Serkis sebagai Alfred Pennyworth dan Colin Farrell sebagai Oswald Cobblepot/Penguin.

‘The Batman’ menandai film pertama Matt Reeves sebagai sutradara sejak ‘War for the Planet of the Apes’ pada tahun 2017.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini