Tessa Kaunang Pernah Jadi Korban Pelecehan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Artis Tessa Kaunang mengaku pernah menjadi korban pelecehan saat kecil. Kejadian yang membuat dirinya trauma hingga saat ini.

Tessa menjadi korban pelecehan pamannya. Dia baru berani menceritakan pengalaman pahitnya setelah puluhan tahun menyimpan rapat-rapat.

“Saya baru berani ngaku waktu saya sudah berumur 40 tahun. Waktu kecil saya diasuh oleh paman saya, ya saudara jauh dari keluarga, dan itu masih sering ditinggal dan zaman dulu kan tidak bisa seperti sekarang,” ujarnya.

“Saya diajak paman ke kamar mandi. Saya disuruh lihat dia. Saya sih tidak disuruh apapun. Tapi menurut saya, hal tersebut sudah termasuk pelecehan,” katanya.

Tessa mengaku pernah mendapat perlakuan yang lebih parah namun dia tidak mau menjelaskan secara detail.

“Pernah ada yang paling parah tapi kayaknya kurang baik kalau diceritakan di sini, cuma itu adalah pengalaman saya yang terburuk,” ungkap mantan istri Sandy Tumiwa itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Agenda Antisipasi Super El Nino demi Melindungi Petani serta Rakyat

Oleh : Ricky RinaldiPerubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi berbagainegara, termasuk Indonesia. Fenomena cuaca ekstrem seperti El Nino berpotensimemicu musim kemarau yang lebih panjang, meningkatkan risiko kekeringan, mengurangi produktivitas pertanian, serta memengaruhi ketersediaan pangannasional. Ancaman tersebut tidak hanya berdampak pada petani sebagai produsenpangan, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan pemerintah dalam mengantisipasi potensi Super El Nino menjadi langkah strategis untuk melindungi petani sekaligus menjagaketahanan pangan nasional.Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi utama pembangunan nasional. Ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau menjadi kebutuhan dasaryang harus dijaga di tengah berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim. Pengalaman menghadapi El Nino pada tahun-tahun sebelumnya memberikanpelajaran bahwa antisipasi sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penangananketika dampaknya telah meluas. Karena itu, berbagai langkah mitigasi terusdiperkuat agar sektor pertanian tetap mampu berproduksi meskipun menghadapikondisi cuaca yang tidak menentu.Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadikan ketahanan pangansebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya. Menghadapi potensi fenomenaSuper El Nino yang diperkirakan dapat memengaruhi musim kemarau di Indonesia, Presiden memanggil jajaran terkait untuk memastikan kesiapan nasional, mulai darikecukupan cadangan pangan, penguatan infrastruktur pertanian, hingga langkah-langkah antisipatif bagi petani. Pemerintah menegaskan bahwa kesiapan tersebutmerupakan bagian dari strategi untuk memastikan masyarakat tetap memperolehakses pangan yang cukup meskipun menghadapi tantangan iklim ekstrem.Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini