Ternyata Usia Dapat Mempengaruhi Gairah Seks lho!

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Seiring dengan bertambahnya usia, libido Anda juga akan berubah arah. Menentukan dorongan seks antara pria dan perempuan selalu sulit karena hormon mereka terus berubah.

Sejumlah faktor lain seperti psikologis, emosional, dan fisik, bekerja sama untuk menciptakan libido Anda dan mengubah dorongan seks antara pria dan perempuan. Sifat hubungan Anda dan kehidupan pasangan seks juga mempengaruhi libido.

Melansir Times of India, berikut panduan mengenai bagaimana dorongan seks berubah seiring bertambahnya usia.

Usia 20-an

Pria mengalami dorongan seks yang lebih tinggi di usia 20-an karena testosteron –hormon yang dibutuhkan untuk gairah seksual yang biasanya tinggi selama periode ini. Namun, pria juga menghadapi masalah kecemasan yang parah terkait kinerja seksual mereka, yang menyebabkan disfungsi ereksi. Sementara perempuan dikatakan paling subur selama ini, tetapi mereka juga bisa sangat pemilih tentang berhubungan seks.

Usia 30-an

Pria terus memiliki dorongan seks yang kuat selama usia 30-an, tetapi itu mulai menurun sedikit demi sedikit ketika mereka mencapai awal 40-an. Ini juga saat mereka berkomitmen pada karier mereka, dan kehidupan keluarga atau pernikahan, yang juga dapat mempengaruhi libido mereka. Perempuan memiliki dorongan seks terkuat selama masa ini karena survey menunjukkan bahwa perempuan cenderung berfantasi dan berpikir lebih banyak mengenai seks daripada saat mereka lebih muda.

Selama kehamilan

Pria dan perempuan, keduanya mengalami fase yang berbeda selama kehamilan. Meski secara fisik mengubah tubuh perempuan dan memengaruhi hormon, pria juga melalui fase psikologis di mana keduanya mengalai gairah seks yang tinggi.

Akan tetapi setelah melahirkan, banyak faktor emosional dan psikologis yang berperan, seperti kelelahan misalnya, menyusui, merawat bayi yang baru lahir dan beban pekerjaan yang merayap ke dalam kehidupan seks pasangan.

Akhir usia 40-an dan seterusnya

Kelompok usia ini, muncul banyak faktor kesehatan yang berkontribusi terhadap perubahan dorongan seksual antara pria dan perempuan. Pria umumnya menghadapi kemungkinan lebih besar untuk mengalami disfungsi ereksi karena banyak masalah yang berhubungan dengan kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, kolesterol, dll. Sehingga, mereka harus terus-menerus mengonsumsi obat-obatan yang dapat mempengaruhi libido mereka.

Saat perempuan mendekati menopause, mereka mengalami penurunan dorongan dan kesenangan seksual dan mulai mengalami hot flashes, penambahan berat badan, masalah tidur, dan banyak lagi yang menjauhkan mereka dari suasana seksual mereka.

Apa yang harus dilakukan?

Berkonsultasi dengan dokter adalah pilihan yang memungkinkan jika Anda melihat tanda-tanda kondisi kesehatan. Jika Anda menghadapi masalah apa pun tentang dorongan seks dan merasa tidak lagi tertarik untuk berhubungan seks dengan pasangan Anda, terlepas dari kelompok usia apa pun, mungkin Anda harus mengunjungi dokter. Dokter dapat menyarankan beberapa hormon yang akan membantu meningkatkan libido dan meningkatkan kembali gairah seksual Anda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini