Ternyata Lee Jung Jae Dibayar Segini Lho Buat Tampil di ‘Squid Game Season 2’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Lee Jung Jae dikonfirmasi akan kembali ke drama original Netflix ‘Squid Game Season 2’.  Bayarannya pun tak sedikit lho untuk sekuel ini.

Melansir dari Allkpop, dia dibayar sekitar 700 ribu Dolar AS per episodenya di ‘Squid Game 2’.

Menurut laporan outlet media pada 11 Oktober 2022, bayaran aktor untuk setiap episode ‘Squid Game’ musim 2 Netflix diperkirakan mencapai 1 miliar Won.

Jika season 2 terdiri dari 9 episode seperti season 1, ia bisa mengemas sebanyak 9 miliar KRW untuk penampilannya.

Seorang sumber mengatakan, season 2 dari ‘Squid Game’ diperkirakan akan mulai syuting beberapa waktu tahun depan. Lee Jung Jae telah menandatangani untuk proyek tersebut dengan jaminan pembayaran 1 miliar KRW per episode.

Begitu pula dengan sutradara Hwang Dong Hyuk juga diketahui telah menerima sejumlah besar pembayaran insentif untuk season 2.

Tidak termasuk gaji bintang utama seperti Lee Jung Jae dan Lee Byung Hun. Anggaran untuk season 2 ‘Squid Game’ diproyeksikan sekitar 100 miliar Won.

Sementara itu, ‘Squid Game’ diproduksi oleh Netflix Korea dan Siren Pictures.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini