Tanda Mengalami Empty Love, Hubungan Terasa Hampa dan Membosankan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Empty love adalah cinta yang tidak tulus. Rasa yang dihadirkan di dalam hubungan tidak berasal dari hati yang paling dalam.

Empty love pertama kali diperkenalkan pada khalayak oleh Robert J. Sternberg. Ia merupakan seorang psikiatris dan juga profesor dalam bidang human development di Cornell University, Amerika Serikat.

Menurutnya, empty love adalah sebuah kondisi di mana dalam sebuah hubungan asmara antara dua individu yang tersisa hanyalah komitmen untuk tetap bersama namun cinta, gairah serta keintiman yang mereka rasakan sudah menghilang.

Berikut adalah tanda umum tidak ada cinta yang tulus di dalam sebuah hubungan atau empty love.

Komunikasi yang Sudah Tidak Baik

Tanda yang pertama, komunikasimu dengan si dia sudah tidak lagi intens. Terasa adanya gap dianatara kamu dan pasanganmu.

Kalian akan cenderung memilih untuk melakukan komunikasi dengan pasangan ketika kalian merasa butuh saja.

Bukan lagi melakukannya karena memang menjadikan komunikasi sebagai salah satu bentuk kebutuhan.

Selalu Merasakan Kesepian Meski Ada Pasangan

Kamu tetap merasa kesepian meskipun kamu memiliki pasangan. Walau menjalin hubungan, tapi jalan yang ditempuh terlalu berbeda tanpa ada kesamaan tujuan atau visi yang dingin diwujudkan bersama.

Hilangnya Kepedulian

Kamu ataupun pasanganmu sudah tidak lagi menunjukan rasa peduli satu sama lain. Perhatian yang biasa ada seakan menghilang.

Kamu atau pasanganmu juga tidak akan merasa cemburu pada siapapun, sehingga ia akan membiarkan dan membebaskan pasangannya.

Merasa Canggung Satu Sama Lain

Adanya perasaan canggung antara kamu dan pasanganmu. Kehangatan dan kenyamanan yang ada di tengah hubungan asmara seakan hilang dan kalian menjadi asing.

Menghindari Perdebatan dan Selalu Mengiyakan

Kamu dan pasanganmu selalu menghindari perdebatan dan selalu mengiyakan serta membiarkan permasalahan yang ada di dalam hubungan tanpa ada keinginan untuk menyelesaikannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini