Tampil Seksi dengan Gaun Belahan Dada Rendah, Warganet: Megan Fox Titisan Dewi!

Baca Juga

MATA INDONESIA, New York – Bintang Transformers, Megan Fox kembali mencuri perhatian ketika hadir di gelaran Met Gala 2021 yang dihelat di Metropolitan Museum of Art di Kota New York, Amerika Serikat (AS).

Tampil di acara bergengsi tanpa ditemani sang kekasih, Machine gun Kelly, Megan hadir dalam balutan gaun berwarna merah dengan model lace-up dengan detail tali- temali di bagian dada dan samping, potongan dada rendah, cutouts, dan belahan tinggi dari Dundas membuatnya kian seksi dan menawan.

Aktris berusia 35 tahun itu melengkapi penampilannya dengan anting-anting dan cincin berwarna merah dan perak. Sementara rambutnya ia percayakan kepada seorang hairstylist, Andrew Fitzsimons dengan gaya vintage dengan poni depan model rata dan kepang panjang, melansir Nylon.

Poni baru Megan disebutkan mengacu pada gaya pin up girl era 1950-an, Bettie Page, yang merupakan salah satu ikon atau simbol seks di masanya. Senada dengan busana dan lipstik yang ia kenakan, sepatunya malam itu pun berwarna merah.

“Saya tidak takut menjadi seksi. Seorang perempuan yang cerdas dan tahu bagaiman mempersenjatai kecantikannya sendiri, tidak ada yang lebih berbahaya dari itu,” kata Megan Fox ketika disinggung mengenai gaunnya di Met Gala 2021, melansir Fox News, Selasa, 14 September 2021.

Penampilan seksi Megan pun menuai pujian warganet. Sebelumnya, Megan tampil memukau di ajang MTV Video Music Awards (VMA) 2021 dengan mengenakan gaun tembus pandang –gaun yang juga mengingatkan pada gaun tembus pandang yang pernah dikenakan oleh Rose McGowan tahun 1998.

“Megan Fox diukir oleh para dewi,” kata seseorang di akun Twitter.

“Megan Fox cantik banget! #MetGala #MetGala2021,” tulis yang lain.

“Megan Fox adalah *chefs kiss* #MetGala,” sambung yang lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Trauma Healing Jadi Pilar Penting Pemulihan Pascabencana Sumatra

Oleh: Bara Winatha*) Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh menjadi momentum penguatan kepedulian nasional terhadap perlindungan dan pemulihan anak-anak. Dalam setiap situasi darurat, anak-anak mendapatkan perhatian khusus sebagai generasi penerusbangsa yang harus terus tumbuh dengan semangat, rasa aman, dan optimisme. Upaya pemulihan kesehatan mental melalui program trauma healing hadir sebagai langkah strategisuntuk membantu anak-anak kembali beraktivitas, belajar, dan bersosialisasi secara positif. Pendekatan ini memastikan mereka tetap berkembang secara psikologis dengan dukunganyang tepat dan berkelanjutan. Komitmen tersebut semakin nyata melalui sinergi kuat antaralembaga negara, pemerintah daerah, dan organisasi kemanusiaan yang secara aktifmenghadirkan layanan psikososial berkualitas di wilayah terdampak bencana di Sumatra, sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga masa depan anak-anak Indonesia. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak...
- Advertisement -

Baca berita yang ini