Tampil Gaya dengan Bandana

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA –  Dalam fashion, memiliki selera berpakaian akan menguntungkan Anda. Ini juga berarti bahwa Anda adalah seseorang yang suka bereksplorasi dan bereksperimen dengan hal-hal yang dapat meningkatkan penampilan dan gaya Anda secara keseluruhan.

Pakaian bukan hanya membuat Anda nyaman, tetapi juga dapat menentukan kepribadian. Sementara aksesori akan menyempurnakan penampilan Anda, ketika pakaian tak cukup membuat Anda tampil menawan, seperti pemakaian bandana misalnya.

Melansir Times of India, pemakaian bandana ternyata dapat menunjang, bahkan meningkatkan penampilan Anda secara keseluruhan dalam hitungan detik lho! Berikut beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk menunjang penampilan Anda.

Wrap it up

Cara termudah dan tipikal untuk menggunakan bandana yang langsung membuat Anda terlihat gaya adalah dengan membungkusnya di sekitar kepala Anda. Lipat bandana menjadi dua, membentuk segitiga dan dua ujungnya menyisakan ujung ketiga. Dengan cara ini Anda dapat mengatur rambut Anda dengan sangat baik. Anda juga dapat menambahkan aksesori lain, seperti kaca mata atau memakai kalung berlapis untuk gaya bohemian.

Ikat sebagai ikat kepala

Teknik lain untuk menggunakan bandana dan membuatnya terlihat gaya adalah dengan memakainya sebagai ikat kepala. Ketika Anda mengalami ‘hari rambut’ yang buruk tetapi masih ingin tampil bergaya, Anda cukup melipat bandana Anda untuk membuat ikat kepala dan mengikat kedua ujungnya di bawah sanggul berantakan Anda. Pastikan Anda memilih warna yang kontras untuk bandana Anda yang menonjol dengan pakaian yang Anda kenakan.

Gunakan sebagai ikat rambut

Lupa membawa ikat rambut atau kehilangan karet yang Anda lilitkan di pergelangan tangan? Jangan khawatir! Anda dapat dengan mudah menggunakan bandana warna-warni dan bermotif, kemudian mengikatnya di rambut Anda untuk menjaga agar helaian rambut Anda tetap aman. Anda bisa memakai kuncir kuda atau setengah rambut dengan mengikat bandana di atasnya. Teknik ini bukan hanya membuat Anda tampil gaya, tetapi juga terlihat sangat imut dan feminin.

Around your bust

Kehabisan ide tata rambut menggunakan bandana? Nah, Anda bisa dengan mudah membuat atasan bandana cetak berukuran besar. Cukup ikat dua ujung bandana di belakang meninggalkan ujung ketiga di depan dengan tampilan tanpa punggung. Jika Anda ingin lebih kreatif, Anda dapat mengikat dua corak bandana yang berbeda, ikat di semua ujungnya dan gunakan sebagai atasan tanpa lengan untuk musim panas.

Around your neck

Terakhir, Anda bisa mengenakan bandana di leher jika Anda bukan penggemar kalung berlapis. Bandana mungil yang dicetak dapat dengan mudah memenuhi syarat sebagai aksesori untuk menyelesaikan pakaian Anda dengan mengikatkannya di leher Anda. Ini terlihat sangat gaya dan juga memberikan getaran yang sangat segar untuk tampilan Anda secara keseluruhan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Konsistensi Negara Mengawal Keadilan dan Percepatan Pembangunan Papua melalui Otonomi Khusus

Oleh: Manta Wabimbo *) Papua bukan sekadar wilayah administratif di ujung timur Indonesia, melainkan ruangstrategis tempat negara menguji komitmennya terhadap keadilan pembangunan. SejakOtonomi Khusus Papua diberlakukan pada 2001 dan diperkuat melalui Undang-UndangNomor 2 Tahun 2021, arah kebijakan pemerintah semakin tegas: menghadirkan pendekatanpembangunan yang afirmatif, terukur, dan berpihak pada Orang Asli Papua. Dalam kontekstersebut, Otsus tidak lagi dapat dipahami sebagai kebijakan sementara, melainkan sebagaiinstrumen jangka panjang untuk mengoreksi ketimpangan struktural yang diwariskan olehsejarah dan kondisi geografis. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kesinambungan dan penguatanterhadap agenda Otsus. Hal ini tercermin dari intensifikasi koordinasi antara pemerintah pusatdan kepala daerah seluruh Papua yang dilakukan secara langsung di Istana Negara. Langkahtersebut menandakan bahwa Papua tidak diposisikan sebagai wilayah pinggiran, melainkansebagai prioritas nasional yang membutuhkan orkestrasi kebijakan lintas sektor. Pemerintahpusat tidak hanya menyalurkan anggaran, tetapi juga memastikan bahwa desainpembangunan Papua selaras antara pusat dan daerah. Salah satu capaian yang paling nyata dari implementasi Otsus adalah percepatanpembangunan infrastruktur dasar. Jalan penghubung, bandara perintis, dan fasilitas logistiktelah membuka isolasi wilayah yang selama puluhan tahun menjadi penghambat utamapembangunan. Infrastruktur ini tidak semata menghadirkan konektivitas fisik, tetapimenciptakan fondasi ekonomi baru yang memungkinkan distribusi barang lebih efisien danmenurunkan beban biaya hidup masyarakat. Dalam konteks ini, pembangunan infrastrukturmenjadi wujud kehadiran negara yang konkret dan dirasakan langsung oleh rakyat. Dampak lanjutan dari keterbukaan akses tersebut terlihat pada penguatan ekonomi lokal. Pemerintah mendorong agar aktivitas produksi masyarakat Papua, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun usaha mikro, dapat terhubung dengan pasar yang lebih luas. Otsusmemberi ruang fiskal bagi daerah untuk merancang kebijakan ekonomi yang sesuai dengankarakter lokal, sekaligus menjaga agar manfaat pembangunan tidak terkonsentrasi padakelompok tertentu. Pendekatan ini menegaskan bahwa agenda pemerintah di Papua berorientasi pada pemerataan, bukan sekadar pertumbuhan angka statistik. Pada saat yang sama, Otsus Jilid II menempatkan pembangunan sumber daya manusiasebagai prioritas strategis. Program afirmasi pendidikan, termasuk beasiswa bagi siswa danmahasiswa asli Papua, menjadi investasi jangka panjang yang menentukan arah masa depanPapua. Otsus telah membuka ruang mobilitas sosial yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus membangun rasa percaya diri generasi muda Papua untuk berkompetisi secaraglobal. Pandangan tersebut memperkuat keyakinan bahwa pendidikan adalah kunci utamakemandirian Papua di masa depan. Di sektor kesehatan, kebijakan Otsus juga menunjukkan wajah negara yang protektif. Pemerintah memastikan bahwa akses layanan kesehatan bagi Orang Asli Papua tidak lagiterhambat oleh keterbatasan biaya dan fasilitas. Penguatan rumah sakit daerah, distribusitenaga kesehatan, serta jaminan kesehatan khusus bagi OAP mencerminkan pendekatanpembangunan yang berorientasi pada hak dasar warga negara. Dalam kerangka yang sama, pemberdayaan ekonomi perempuan Papua melalui dukungan usaha mikro menjadi strategipenting untuk memperkuat ketahanan keluarga dan ekonomi lokal. Keunikan Otsus juga tercermin dalam pengakuan terhadap struktur sosial dan politikmasyarakat Papua. Keberadaan Majelis Rakyat Papua serta mekanisme afirmasi politik bagiOrang Asli Papua merupakan bentuk penghormatan negara terhadap identitas dan hakkolektif masyarakat adat. Tokoh agama Papua, Pdt. Alberth Yoku, menekankan bahwa Otsusmemberikan ruang bagi orang Papua untuk menjadi subjek pembangunan di tanahnya sendiri, selama dijalankan dengan semangat kolaborasi dan kejujuran. Perspektif ini menegaskanbahwa Otsus bukan ancaman bagi integrasi nasional, melainkan penguat persatuan berbasiskeadilan. Pemerintah juga menunjukkan keseriusan dalam memperbaiki tata kelola Otsus. Pembentukan Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua yang dipimpin langsungoleh Wakil Presiden merupakan sinyal kuat bahwa pengawasan dan efektivitas menjadiperhatian utama. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara konsisten menekankanpentingnya sinkronisasi program antara kementerian dan pemerintah daerah agar dana Otsusbenar-benar menghasilkan dampak nyata. Langkah ini menjawab kritik lama tentangfragmentasi kebijakan dan memperlihatkan kemauan politik pemerintah untuk melakukankoreksi. Ke depan, tantangan implementasi tentu masih ada. Namun dengan peningkatan alokasianggaran Otsus menjadi 2,25 persen dari Dana Alokasi Umum nasional serta pengawasanyang semakin ketat, fondasi pembangunan Papua kian kokoh. Yang dibutuhkan kini adalahkonsistensi pelaksanaan dan kepemimpinan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik. Papua hari ini adalah Papua yang sedang bergerak maju. Mendukung Otsus berartimendukung agenda besar negara dalam menyempurnakan keadilan pembangunan danmemperkuat persatuan nasional. Ketika Papua tumbuh melalui jalur yang damai, inklusif, danberkelanjutan, Indonesia sedang meneguhkan dirinya sebagai bangsa besar yang tidakmeninggalkan satu pun wilayahnya dalam perjalanan menuju kemajuan. *) Analis Kebijakan Publik
- Advertisement -

Baca berita yang ini