Syok! Keanu Reeves Disebut Bakal Gabung ke Marvel, Bener Gak Nih?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aktor Hollywood, Keanu Reeves membuat heboh publik. Baru-baru ini, muncul rumor bintang John Wick itu akan bergabung dengan Marvel Cinematic Universe (MUC).

Dilansir Hypebeast, Keanu pun buka suara atas rumor tersebut. Sebab, fans mulai riuh setelah mengetahui pihak Marvel memberi ucapan selamat ulang tahun untuknya beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan itu, Keanu mengatakan dirinya merasa terhormat dengan keputusan itu. Terlebih, ia bisa bertemu dengan sutradara hebat khas film-film memukau yang ditampilkan Marvel.

Sementara itu, keputusan menarik Keanu Reeves ke MCU dilakukan oleh kepala Marvel, Kevin Feige. Ia mengatakan siap memperkenalkan sosok Keanu pada publik saat benar bergabung dengan rumah produksinya.

Keanu Reeves terkenal dengan sejumlah film raksasanya, seperti The Matrix, Contantine, hingga John Wick. Keanu Reeves juga pernah terjun ke film animasi dan menjadi pengisi suara di film Toy Story 4.

Penasaran Keanu Reeves bakal main di film apa?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini