Sukses Curi Perhatian di “18 Again”, Aktor Lee Do Hyun Ditawari Drama Baru

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Aktor tampan Lee Do Hyun belakangan ini menjadi perbincangan penonton drama Korea alias drakor. Aktingnya di serial “18 Again” berhasil mencuri perhatian para pecinta drakor.

Setelah beberapa kali menjadi peran pendukung, Lee Do Hyun kini benar-benar membuktikan kemampuannya di dunia akting. Di serial “18 Again” ia berhasil menjadi memerankan tokoh muda dari pemeran utama.

Usut punya usut, Lee Do Hyun sudah diincar membintangi drama baru KBS yang berjudul “Youth of May”. Keren ya padahal drama “18 Again” saja belum tamat dan baru tayang 6 dari total ada 19 episode.

Kabar soal tawaran ini diungkapkan oleh seorang pejabat di industri hiburan yang menyatakan bahwa Lee Do Hyun dan Go Min Si akan mengambil peran sebagai karakter utama dalam drama ini.

Menanggapi berita casting ini, Yue Hua Entertainment selaku agensi Lee Do Hyun membenarkannya. “Lee Do Hyun telah mendapat tawaran peran dalam drama baru ‘Youth of May’, dan dia sedang meninjaunya,” ujar agensi.

Drama ini bercerita tentang seorang pria dan wanita yang terjebak di tengah kekacauan Gerakan Demokratisasi Gwangju pada bulan Mei 1980. Tentunya, “Youth of May” sendiri akan mengambil latar tahun 1980 di Gwangju.

Jika menerima tawaran ini, pria kelahiran 11 April 1995 ini akan berperan sebagai seorang pemuda bernama Hwang Hee Tae. Dia adalah anak yang dibesarkan oleh ibu tunggal.

Hwang Hee Tae tumbuh melalui berbagai kesulitan hingga akhirnya dia diterima di sekolah kedokteran di Universitas Nasional Seoul yang dikenal bergengsi. Ia adalah pembuat onar yang membenci apapun yang bisa diprediksi.

Hidupnya digambarkan sebagai “perang melawan prasangka” dari pendapat bias yang diciptakan masyarakat. Untuk mematahkan prasangka tersebut, dia berjuang untuk memasuki sekolah kedokteran.

Sementara itu, “Youth of May” direncanakan hanya memiliki 12 episode. Jika sesuai dengan rencana, drama ini akan mulai tayang pada paruh pertama tahun 2021 mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini