Spoiler! Park Eun Bin dan Joo Jong Hyuk Jadi Rekan Kerja yang Gak Akur di ‘Extraordinary Attorney Woo’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Di episode sebelumnya dari drama ‘Extraordinary Attorney Woo’, Woo Young Woo (diperankan oleh Park Eun Bin) meninggalkan Firma Hukum Hanbada karena kesalahpahaman. Namun dia kembali untuk membantu temannya, Dong Geurami (diperankan oleh Joo Hyun Young).

Jung Myung Seok (diperankan oleh Kang Ki Young) menunjukkan kepercayaan tak terbatas padanya. Sebagai pengacara dan memberikan tanggung jawabnya sebagai anggota tim.

Melansir dari Soompi, di episode selanjutnya Woo jadi salah satu rekan kerjanya Kwon Min Woo (diperankan oleh Joo Jong Hyuk). Namun tampaknya mereka tidak akur.

Woo tampak tak puas dengan sesuatu saat ia bertemu dengan kliennya. Jung Myung Seok pun mengatakan sesuatu yang membuat Woo kecewa padanya.

Mereka pun terus bertengkar sampai di pengadilan. Perang saraf itu tidak berhenti begitu saja.

Pengadilan merupakan tempat kebenaran dan kepalsuan bercampur. Tempat itu sulit bagi Woo yang tak bisa memahami pikiran seseorang.

Namun temapt itu juga merupakan tempat untuk pengalaman barunya dimulai.

Sementara itu, episode selanjutnya dari ‘Extraordinary Attorney Woo’ akan tayang pada 13 Juli 2022 pukul 19.00 WIB. Drama ini bisa disaksikan melalui layanan streaming Netflix.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Semangat Partisipasi Desa

Oleh: Adnan Ramdani )*Pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomiyang inklusif dan berkelanjutan. Ketika desa memiliki kapasitas ekonomi yang kuat, kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara merata dan ketimpangan antarwilayah dapatditekan. Berangkat dari semangat tersebut, pemerintah menghadirkan Program KoperasiDesa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai strategi memperkuat ekonomi kerakyatanberbasis gotong royong. Program ini tidak hanya bertujuan membentuk kelembagaanekonomi di tingkat desa, tetapi juga membangun partisipasi aktif masyarakat agar menjadipelaku utama pembangunan ekonomi di lingkungannya sendiri. Semangat kebersamaan yang menjadi ruh koperasi diharapkan mampu menghidupkan kembali nilai-nilai kolektif yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia.KDMP hadir dengan pendekatan yang berbeda. Pemerintah tidak sekadar membentukkoperasi sebagai badan usaha, tetapi juga mendorong pengelolaan yang profesional, transparan, dan berbasis potensi lokal. Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkanmemperoleh akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, distribusi hasil produksi, pengadaankebutuhan pokok, hingga pengembangan usaha mikro dan kecil. Dengan demikian, koperasitidak hanya menjadi tempat berhimpun anggota, tetapi berkembang menjadi pusat aktivitasekonomi desa yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa KDMP merupakanbagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa sekaligusmemperpendek rantai distribusi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, koperasi akan menjadiinstrumen yang menghubungkan petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, hingga konsumendalam satu ekosistem ekonomi yang lebih efisien. Ia menyampaikan bahwa keberhasilanprogram ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat desa, karena koperasi pada hakikatnya dibangun dari, oleh, dan untuk masyarakat. Dengan semakin luasnya partisipasiwarga, koperasi diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.Zulkifli Hasan juga menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat sinergiantarkementerian, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan agar operasionalKDMP berjalan optimal. Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembagaekonomi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkanproduktivitas desa, menjaga stabilitas pasokan pangan, serta membuka peluang usaha barubagi generasi muda. Oleh karena itu, pemerintah mendorong setiap desa untuk memanfaatkanpotensi unggulannya sehingga koperasi dapat berkembang sesuai karakteristik ekonomi lokal.Menteri Desa dan Pembangunan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini