Spoiler! Park Eun Bin dan Joo Jong Hyuk Jadi Rekan Kerja yang Gak Akur di ‘Extraordinary Attorney Woo’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Di episode sebelumnya dari drama ‘Extraordinary Attorney Woo’, Woo Young Woo (diperankan oleh Park Eun Bin) meninggalkan Firma Hukum Hanbada karena kesalahpahaman. Namun dia kembali untuk membantu temannya, Dong Geurami (diperankan oleh Joo Hyun Young).

Jung Myung Seok (diperankan oleh Kang Ki Young) menunjukkan kepercayaan tak terbatas padanya. Sebagai pengacara dan memberikan tanggung jawabnya sebagai anggota tim.

Melansir dari Soompi, di episode selanjutnya Woo jadi salah satu rekan kerjanya Kwon Min Woo (diperankan oleh Joo Jong Hyuk). Namun tampaknya mereka tidak akur.

Woo tampak tak puas dengan sesuatu saat ia bertemu dengan kliennya. Jung Myung Seok pun mengatakan sesuatu yang membuat Woo kecewa padanya.

Mereka pun terus bertengkar sampai di pengadilan. Perang saraf itu tidak berhenti begitu saja.

Pengadilan merupakan tempat kebenaran dan kepalsuan bercampur. Tempat itu sulit bagi Woo yang tak bisa memahami pikiran seseorang.

Namun temapt itu juga merupakan tempat untuk pengalaman barunya dimulai.

Sementara itu, episode selanjutnya dari ‘Extraordinary Attorney Woo’ akan tayang pada 13 Juli 2022 pukul 19.00 WIB. Drama ini bisa disaksikan melalui layanan streaming Netflix.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dimethyl Ether dan Transformasi Ketahanan Energi Indonesia

Oleh : Ricky Rinaldi *)Ketahanan energi menjadi salah satu isu strategis yang menentukan arahpembangunan nasional di tengah dinamika global yang terus berubah. Ketergantungan terhadap energi impor, fluktuasi harga komoditas internasional, serta meningkatnya kebutuhan energi domestik menuntut Indonesia untukmelakukan transformasi kebijakan secara menyeluruh. Dalam konteks tersebut, pengembangan Dimethyl Ether (DME) menjadi salah satu langkah penting dalammemperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantunganterhadap impor LPG.DME dipandang sebagai alternatif energi yang memiliki potensi besar untukmendukung kebutuhan rumah tangga dan industri. Pemanfaatan sumber dayadomestik untuk produksi DME membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuatkemandirian energi. Dengan cadangan batu bara yang melimpah serta potensihilirisasi energi yang besar, pengembangan DME menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sistem energi yang lebih berkelanjutan.Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan energi harus dibangunmelalui pemanfaatan sumber daya nasional secara optimal. Indonesia tidak dapatterus bergantung pada impor energi yang rentan terhadap gejolak global. Oleh karena itu, transformasi sektor energi menjadi prioritas untuk memastikan kebutuhanmasyarakat dapat terpenuhi secara stabil dan berkelanjutan.Pengembangan DME juga menjadi bagian dari agenda hilirisasi industri nasional. Selama ini, sumber daya alam Indonesia banyak diekspor dalam bentuk bahanmentah tanpa memberikan nilai tambah maksimal di dalam negeri. Melalui hilirisasi, komoditas domestik dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mendukungkebutuhan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menekankan bahwatransformasi energi harus diarahkan pada penguatan kemandirian nasional. Pengembangan DME tidak hanya bertujuan mengurangi impor LPG, tetapi juga memperkuat industri dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja baru. Denganpendekatan yang terintegrasi, sektor energi dapat menjadi motor pertumbuhanekonomi nasional.Salah satu keuntungan utama pengembangan DME adalah potensi penghematandevisa negara. Selama ini, impor LPG menjadi salah satu komponen besar dalampengeluaran energi nasional. Dengan memanfaatkan DME sebagai substitusi, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi secara bertahap. Langkah inimemberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah untuk mendukung sektorstrategis lainnya.Selain aspek ekonomi, pengembangan DME juga memiliki dampak strategisterhadap stabilitas pasokan energi. Ketika dunia menghadapi ketidakpastiangeopolitik dan fluktuasi harga energi, negara yang memiliki sumber energi domestikyang kuat akan lebih siap menghadapi tekanan global. Dengan memperkuatproduksi energi dalam negeri,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini