Spoiler One Piece 979 Bocor, Tobi Roppo Menantang All-Stars

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Meski dikabarkan libur hingga dua pekan dan akan terbit kembali pada 10 Mei 2020 mendatang, namun potongan spoiler One Piece 979 lebih dulu bocor dan beredar di media sosial.

Tentu saja ini mengejutkan. Apalagi, dalam spoiler itu ada beberapa topik yang disinggung.

Pertama tentang King, satu dari tiga All Stars. Komandan terkuat dari Kaido Sang Raja Hewan Buas ini ternyata punya hubungan dengan dua dari The Flying Six atau Tobi Roppo.

Kedua anggota Tobi Roppo tersebut adalah Who’s Who dan Sasaki, yang muncul bersamaan pada chapter 978, yang dirilis pekan lalu, sebelum pengumuman libur dua pekan. Kabarnya, mereka berdua pernah berencana mengambil posisi All-Stars.

Topik selanjutnya adalah tentang Kanjuro. Si pengkhianat dan mata-mata ini ternyata belum pernah menginjakkan kaki di Onigashima, markas Kaido.

Selanjutnya, yang paling bikin penasaran sejak chapter 977 adalah putra Kaido. Masih misterius, Eiichiro Oda sang mangaka belum menampilkan sosoknya.

Tapi dalam chapter 979 ini, Tobi Roppo ditantang oleh Kaido. Jika berhasil menemukan anaknya, mereka bisa menantang seluruh All-Stars yang diisi tiga orang terkuat di Bajak Laut Hewan Buas, yakni King ‘The Wild Fire’, Queen ‘The Plague’ dan ‘Jack The Drought’.

Namun, belum dapat dikonfirmasi kebenaran mengenai potongn spoiler yang bocor ini. Ada kabar, majalah yang menerbitkan setiap chapter One Piece akan tayang lebih cepat sebelum libur Golden Week.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini