Spoiler Alert! Ji Chang Wook dan Sung Dong Il Terlibat Perang Saraf di Depan Kamar Misterius dalam Episode 3 ‘If You Wish Upon Me’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Di episode sebelumnya dari drama ‘If You Wish Upon Me’, Yoon Gyeo Re (diperankan oleh Ji Chang Wook) mulai bekerja sebagai sukarela di rumah sakit. Hatinya yang dingin mulai sedikit melunak untuk pasien yang sakit, tuan Pyeon (Jun Moo Song).

Lalu diakhir episode dua, Gyeo Re kembali ke rumah sakit untuk mengepak sisa barang-barang tuan Pyeon. Saat itu ia melihat sebuah ruangan misterius yang terkunci di atasnya.

Melansir dari Soompi, episode selanjutnya dari drama ini akan menangkap perkembangan berkelanjutan setelah Gyeo Re tiba di ruangan rahasia. Dengan penuh rasa penasaran, Gyeo Re pun masuk ke dalam ruangan itu bersama seekor anjing.

Dia terkejut saat kemunculan tiba-tiba dari Kang Tae Shik (diperankan oleh Sung Dong Il). Tae Shik mencoba untuk memperingatkan Gyeo Re dengan ekspresi terkejut dan tegas.

Namun tiba-tiba Tae Shik menerima pesan yang membuatnya semakin khawatir. Karena dia dan Gyeo Re harus pergi lagi untuk memenuhi permintaan selanjutnya dari pasien lain.

Di episode ini juga nantinya akan dijelaskan lagi tentang hubungan rahasia antara Gyeo Re dan Tae Shik.

Sementara itu, episode ketiga dari drama ‘If You Wish Upon Me’ ini akan tayang pada 17 Agustus 2022 pukul 19.50 WIB. Dramanya bisa kalian saksikan melalui layanan streaming Viu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Semangat Partisipasi Desa

Oleh: Adnan Ramdani )*Pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomiyang inklusif dan berkelanjutan. Ketika desa memiliki kapasitas ekonomi yang kuat, kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara merata dan ketimpangan antarwilayah dapatditekan. Berangkat dari semangat tersebut, pemerintah menghadirkan Program KoperasiDesa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai strategi memperkuat ekonomi kerakyatanberbasis gotong royong. Program ini tidak hanya bertujuan membentuk kelembagaanekonomi di tingkat desa, tetapi juga membangun partisipasi aktif masyarakat agar menjadipelaku utama pembangunan ekonomi di lingkungannya sendiri. Semangat kebersamaan yang menjadi ruh koperasi diharapkan mampu menghidupkan kembali nilai-nilai kolektif yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia.KDMP hadir dengan pendekatan yang berbeda. Pemerintah tidak sekadar membentukkoperasi sebagai badan usaha, tetapi juga mendorong pengelolaan yang profesional, transparan, dan berbasis potensi lokal. Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkanmemperoleh akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, distribusi hasil produksi, pengadaankebutuhan pokok, hingga pengembangan usaha mikro dan kecil. Dengan demikian, koperasitidak hanya menjadi tempat berhimpun anggota, tetapi berkembang menjadi pusat aktivitasekonomi desa yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa KDMP merupakanbagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa sekaligusmemperpendek rantai distribusi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, koperasi akan menjadiinstrumen yang menghubungkan petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM, hingga konsumendalam satu ekosistem ekonomi yang lebih efisien. Ia menyampaikan bahwa keberhasilanprogram ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat desa, karena koperasi pada hakikatnya dibangun dari, oleh, dan untuk masyarakat. Dengan semakin luasnya partisipasiwarga, koperasi diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.Zulkifli Hasan juga menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat sinergiantarkementerian, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan agar operasionalKDMP berjalan optimal. Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembagaekonomi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkanproduktivitas desa, menjaga stabilitas pasokan pangan, serta membuka peluang usaha barubagi generasi muda. Oleh karena itu, pemerintah mendorong setiap desa untuk memanfaatkanpotensi unggulannya sehingga koperasi dapat berkembang sesuai karakteristik ekonomi lokal.Menteri Desa dan Pembangunan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini