Spin-off ‘In The SOOP: Friendcation’ yang Dibintangi oleh V BTS, Park Seo Joon, Choi Woo Shik, Park Hyung Sik dan Peakboy Tayang di Disney+

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Akhirnya, spin-off dari ‘In the SOOP’ sudah ada hilalnya. Spin-off yang diberi judul ‘In the SOOP: Friendcation’ ini akan ditayangkan di Disney+.

Reality show ini dijadwalkan akan tayang pada 22 Juli 2022 mendatang.

Melansir dari Soompi, ‘In the SOOP’ merilis poster V BTS, Park Seo Joon, Choi Woo Shik, Park Hyung Sik, dan Peakboy untuk reality show mereka. Poster itu dibagikan melalui media sosial resmi In the SOOP pada 6 Juli 2022 pukul 22.00 WIB.

‘In the SOOP: Friendcation’ merupakan spin-off dari program reality HYBE ‘In the SOOP’. Sebelumnya dibintangi oleh semua anggota BTS dan SEVENTEEN.

Pertunjukan yang akan berlangsung selama total empat minggu ini akan mengikuti lima teman real life saat mereka memulai perjalanan yang menyenangkan bersama.

Sementara itu, ini akan menandakan proyek pertama V BTS sebagai solo karier usai BTS menyatakan mereka hiatus ‘sementara’ sebagai grup. Sedangkan member lain, seperti J-Hope dan Jungkook sudah merilis proyek individunya dengan meluncurkan album solo dan lagu kolaborasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini