Soal dan Jawaban Materi Tanaman, Serangga & Binatang Kecil 1-3 SD di TVRI 9 Oktober 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Program Belajar dari Rumah TVRI hingga kini masih terus berlanjut di masa new normal corona (covid-19).

Berikut soal dan kunci jawaban materi ‘Membaca Buku: Tanaman, Serangga & Binatang Kecil, Karang Gigi untuk Makiki’ di TVRI untuk kelas 1-3 SD pada Jumat, 9 Oktober 2020, dilansir dari Kemdikbud :

1. Bagaimana cara Kupu-kupu menolong Bunga Jepun?
– Dengan menghalangi hembusan angin dengan daun.
– Menggunakan getah pohon. Karena daun yang sangat berat, Kupu-kupu memanfaatkan getah daun untuk membuat bunga lengket.
– Menggunakan bantuan jaring laba-laba. Laba-laba menawarkan jaringnya kepada kupu-kupu untuk menyelamatkan daun agar tidak terjatuh.
Hingga kemudian angin tidak bertiup kencang. Tetapi bunga Jepun kecil jatuh juga. Meski demikian bunga jepun kecil dibawa pergi dan dimanfaatkan penari untuk menari. Jepun kecil kini tampak lebih indah diatas kepala para penari.

2. Apa saja perbedaan dan persamaan Ulat Ngengat dan Ulat Kupu-kupu?
a. Perbedaan :
– Ulat ngengat badannya berbulu halus sementara ulat kupu-kupu tidak berbulu.
– Pada saat kupu-kupu dalam bentuk ulat, ulatnya memiliki tubuh berduri atau halus, tidak menyebabkan gatal, tidak memiliki tanduk pada ekor, memiliki esmetrium (organ pertengahan pada larva), serta memiliki delapan pasang kaki.
Sedangkan ulat pada ngengat memiliki rambut atau halus, dapat menyebabkan gatal, memiliki tanduk pada ujung abdomen, tidak memiliki osmetrium (organ pertahanan pada larva), serta memiliki jumlah kaki yang bervariasi (berbeda setiap family).
– Ulat ngengat membentuk pupa kepompong sedangkan ulat kupu-kupu membentuk pupa krisalis
– Ketiak menetas mereka memiliki bentuk tubuh dan sayap yang berbeda
– Ngengat bangun di malam hari, sedangkan kupu-kupu bangun di siang hari

b. Persamaan :
– Memiliki jumlah kaki yang sama yaitu 6 kaki
– Memiliki cara berjalan yang sama
– Ulat ngengat dan ulat kupu-kupu sama-sama berjalan melata di atas tanah.
– Makanan mereka sama
– Cara mereka bertelur sama

3. Mengapa Makiki meminta izin kepada Ikan Besar untuk masuk ke dalam mulutnya?
Makiki meminta izin kepada Ikan Besar untuk masuk ke dalam mulutnya agar ikan besar tidak memakannya ketika Makiki menggigiti dan memakan karang gigi yang menempel di gigi ikan besar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini