Soal dan Jawaban Materi Penjumlahan dan Pengurangan, Nilai Mata Uang, Alat Ukur 1-3 SD di TVRI 22 Oktober 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Program Belajar dari Rumah TVRI hingga kini masih terus berlanjut di masa new normal corona (covid-19).

Berikut soal dan kunci jawaban materi ‘Penjumlahan dan Pengurangan, Nilai Mata Uang, Alat Ukur’ di TVRI untuk kelas 1-3 SD pada Kamis, 22 Oktober 2020, dilansir dari Kemdikbud :

1. Tentukan hasil penjumlahan dan pengurangan berikut ini!
a. 4 + 5 = 9 – 4 = 9 – 5 =
b. Ibu membeli 14 apel. Lalu ibu membagikan beberapa apel itu kepada tetangganya, sehingga tersisa 6 apel. Berapakah apel yang dibagikan oleh ibu?

a. 4 + 5 = 9 9 – 4 = 5 9 – 5 = 4
b. Jumlah apel ibu = 14
Jumlah sisa apel = 6
Jumlah sisa yang diberikan ibu ke tetangga = x
14 – X = 6
14 – 6 = X
14 – 6 = 8
Jadi jumlah Apel yang diberikan ibu ke tetangga adalah 8 buah apel.

2. Edo mempunyai selembar uang Rp20.000,00. Uang itu digunakan untuk membeli 2 buku tulis yang harga satu bukunya Rp3.600,00 dan sisanya ia tabung. Jika ia akan menabung menggunakan selembar uang kertas per hari, berapa hari paling sedikit Edo menabung?

Diketahui:
Uang Edo = Rp 20.000,00
Harga 1 buku tulis = Rp 3.600,00
Harga 2 buku tulis = Rp 3.600 + Rp 3.600,00 = Rp 7.200,00
Sisa uang di tabung Edo

Ditanyakan:
Jika Edo akan menabung menggunakan selembar uang kertas per hari, berapa hari paling sedikit Edo menabung?

Penyelesaian:
Jumlah uang yang ditabung = Uang Edo sebelum dikeluarkan – Uang yang dibelanjakan
= Rp 20.000,00 – Rp 7.200,00
= Rp 12.800,00
Uang kertas yang mungkin dapat ditabung Edo adalah Rp 1.000,00 ; Rp 2.000,00 ; Rp 5.000,00 ; Rp 10.000
Maka paling sedikit uang kertas yang dapat ditabung adalah Rp 10.000,000 dan Rp 2.000,00
Jadi Edo paling sedikit menabung dalam 2 hari.

3. Tuliskan 3 alat ukur dan fungsinya yang kamu ketahui!

a. Alat ukur panjang
Penggaris: berfungsi untuk mengukur panjang dan lebar bangun datar

b. Alat ukur berat
Timbangan badan: berfungsi untuk mengukur berat badan

c. Alat ukur waktu
Jam: berfungsi untuk mengetahui waktu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini