Siapa Sangka, Nonton Film Horor Ternyata Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Suka nonton film bergenre horor gaes? Kalau ya, berarti pilihanmu gak salah.

Sebab, selain menghadirkan keseruan tersendiri saat menontonnya, film horor ternyata punya manfaat bagi tubuh.

Seorang profesor dari Universitas Purdue melakukan penelitian tentang dampak film horor terhadap kondisi fisiologis seseorang. Hasilnya, ternyata film horor bisa meningkatkan denyut jantung sebanyak 15 kali per menit.

Kondisi tersebut ternyata baik bagi tubuh karena dapat membantu membakar kalori. Penelitian dari Universitas Westiminster juga melakukan penelitian serupa.

Para ahli pun mendapati fakta bahwa menonton film horor selama 90 menit dapat membakar hingga 113 kalori dalam tubuh. Jumlah tersebut setara dengan efek berjalan kaki selama 30 menit.

Tak hanya membakar kalori, ada juga manfaat lain dari menonton film horor. Menonton film horor bisa menjadi media untuk melepaskan stres, emosi yang terpendam hingga perasaan frustasi seseorang.

Saat menonton film horor, otak akan mengeluarkan senyawa kimia seperti dopamin, serotonin hingga glutamat. Senyawa-senyawa tersebut bermanfaat menurunkan kadar stres dan kecemasan di dalam tubuh seseorang.

Tapi ingat ya gaes, jangan terlalu sering juga menonton film horor. Apalagi buat yang punya riwayat penyakit jantung, bisa jadi berbahaya.

Berita Terbaru

Kekuatan Cadangan Devisa Tegaskan Resiliensi Ekonomi Indonesia

Oleh: Feya Annisa )*Ketahanan ekonomi Indonesia kembali menunjukkan fondasi yang kuat di tengah dinamika perekonomian global yang masih penuh ketidakpastian. Salah satu indikator yang mencerminkan kondisi tersebut adalah posisicadangan devisa nasional yang tetap berada pada level memadaimeskipun menghadapi berbagai tekanan eksternal. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 sebesar 144,9 miliar dolar Amerika Serikat. Angka tersebut memanglebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, namun tetap berada pada tingkat yang sangat aman untuk menopang kebutuhan ekonomi nasional. Di tengah tantangan global yang masih berlangsung, kemampuanIndonesia mempertahankan cadangan devisa pada level tersebutmenunjukkan tingginya resiliensi ekonomi nasional. Tidak semua negara mampu menjaga posisi devisa yang kuat ketika menghadapi tekananpasar keuangan internasional. Bank Indonesia menjelaskan bahwa perkembangan cadangan devisapada Mei juga dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah sertapenerimaan negara dari sektor pajak dan jasa. Faktor-faktor tersebutmemberikan dukungan terhadap ketahanan eksternal Indonesia sehinggaposisi devisa tetap berada pada level yang mampu menopang berbagaikebutuhan strategis nasional.Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank...
- Advertisement -

Baca berita yang ini